Jakarta, tvOnenews.com - World Boxing Organization (WBO) memerintahkan Shakur Stevenson untuk menghadapi Raymond Muratalla dalam duel wajib perebutan gelar. Kedua kubu diberi waktu selama 20 hari untuk berdiskusi.
WBO memberikan waktu kurang dari satu bulan untuk Shakur Stevenson dan Raymond Muratalla, untuk mencapai kesepakatan sebelum proses negosiasi dapat berlanjut ke tahap lelang bayaran atau purse bid jika pembicaraan menemui jalan buntu.
Sehingga Raymond Muratalla kini memiliki peluang untuk menantang Stevenson di kelas 63,5 kilogram. Namun, pertarungan ini belum resmi dijadwalkan karena kedua pihak masih harus menyepakati persyaratan duel.
Stevenson sendiri saat ini berstatus sebagai petinju dengan rekor tak terkalahkan, yakni 25 kemenangan, termasuk 11 kemenangan knockout (KO). Ia terakhir kali bertanding pada 31 Januari 2026 ketika mengalahkan Teofimo Lopez.
Petinju asal Amerika Serikat itu juga memegang gelar kelas welter junior versi The Ring. Setelah kemenangan atas Lopez, Stevenson belum kembali bertanding meskipun sempat dikaitkan dengan sejumlah calon lawan.
Ia sebelumnya menjajaki pertarungan melawan Devin Haney, tetapi negosiasi tidak mencapai kesepakatan karena persoalan batas berat badan dan klausul kenaikan berat badan setelah penimbangan.
Negosiasi untuk menghadapi juara kelas welter junior versi World Boxing Association (WBA), Gary Antuanne Russell, juga tidak berkembang.
Sementara itu, Raymond Muratalla datang dengan catatan 25 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 17 kemenangan KO. Ia sebelumnya merupakan juara dunia kelas ringan versi International Boxing Federation (IBF) sebelum mengosongkan gelarnya untuk naik ke kelas welter junior.
Muratalla merebut sabuk IBF setelah mengalahkan Andy Cruz pada 24 Januari 2026 dan mempertahankannya dengan menundukkan Robson Conceicao pada 1 Agustus. Setelah memutuskan naik kelas, WBO menempatkannya sebagai penantang peringkat pertama untuk menghadapi Stevenson.
Jika negosiasi gagal mencapai kesepakatan dalam waktu 20 hari, proses lelang bayaran dapat menjadi langkah berikutnya untuk menentukan penyelenggaraan pertarungan.
(nad)





Komentar (0)