Geram Sekutunya Kalah dari Lula da Silva, Trump Sebut Pemilu Brasil Memalukan

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik terhadap pemilihan umum (pemilu) di Brasil usai sekutunya, Flavio Bolsonaro, kalah. Trump mengatakan pemilu Brasil memalukan.

"Menurut saya, pemilihan umum di Brasil itu memalukan," kata Trump dilansir AFP, Kamis (29/10/2026).

Pernyataan terbaru dari Trump itu keluar saat ia ditanya wartawan apakah menerima kemenangan dari tokoh sayap kiri Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, di Pemilu Brasil. Sementara sekutu Trump, Flavio Bolsonaro, saat ini telah terbang ke AS usai kalah di pemilu.

Baca juga: Kala Rudal Meluncur dari Korut yang Sempat Tak Dikenali

"Saya tidak ingin berkomentar lebih jauh saat ini, tetapi menurut saya pemilihan umum tersebut merupakan aib besar bagi rakyat Brasil," kata Trump.

"Saya rasa itu adalah situasi yang sangat memalukan bagi Brasil," sambungnya.

Dilansir AFP dan Reuters, Selasa (27/10), Lula da Silva meraih kemenangan dalam Pemilu Brasil. Dia kini terpilih kembali keempat kalinya sebagai Presiden Brasil.

Baca juga: Video: Bolsonaro Kabur ke AS Seusai Kalah Pilpres Brasil, Trump Tak Masalah

Kemenangan itu diperoleh Lula secara dramatis setelah senator sayap kanan Flavio Bolsonaro sempat mengunggulinya pada putaran pertama. Kemenangan Lula mematahkan semua prediksi sekaligus mengamankan masa jabatan keempatnya yang tidak dijalani secara berturut-turut.

Berdasarkan hasil resmi, dia memperoleh 51,75% suara. Sementara Flavio Bolsonaro yang merupakan putra mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro meraih 48,25%.




(ygs/dek)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gamze Bilmez, Pemain Turki yang Jatuh Hati dengan Atmosfer Sepak Bola Indonesia
• 13 jam lalu
0
thumb
Menko PMK: Masa depan Indonesia ditentukan keberhasilan pemuda
• 4 jam lalu
0
thumb
Wamensos Agus Jabo Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Mendapat Bekal Keterampilan Kerja
• 22 jam lalu
0
thumb
Orasi Kritis di Dies Natalis FHUI, Melli Darsa: Mandat Rakyat Bukan Cek Kosong, Konstitusi Tetap Membatasi!
• 15 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.