Wamendagri Bima Ajak Anak Muda Aktif Berkontribusi untuk Masa Depan Indonesia

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk menyuarakan gagasan dan mengambil peran dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 membutuhkan kontribusi dan kolaborasi berbagai elemen bangsa.

BACA JUGA: Wamendagri Bima Arya Ajak Siswa SMAN Unggulan MH Thamrin Siapkan Indonesia Emas 2045

“Kalau kata Mbak Sri Mulyani, 'Jangan pernah lelah...mencintai Indonesia'. Saya titip kepada teman-teman semua di sini, jangan pernah berhenti melontarkan gagasan dan bersuara,” ujar Bima saat menjadi penanggap dalam acara Pasar Gagasan Edisi Khusus Sumpah Pemuda yang berlangsung di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (28/10).

Dia menekankan pentingnya membangun orkestrasi untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang gemilang.

BACA JUGA: Kendalikan Inflasi, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Optimalkan Pemanfaatan BTT

Bima menceritakan pengalamannya mengikuti program Indonesian Future Leaders di Nanyang Technological University, Singapura, sekitar 18 tahun lalu.

Dalam program tersebut, dia bersama 17 peserta lainnya diajak membayangkan kondisi Indonesia 20 tahun mendatang, menentukan langkah untuk mencapainya, serta memahami peran masing-masing dalam mewujudkan masa depan tersebut.

BACA JUGA: Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamendagri Tekankan Penguatan NIK sebagai Identitas

Pengalaman itu mengajarkannya bahwa membayangkan masa depan tidak cukup hanya dengan merumuskan kondisi ideal.

Masyarakat juga perlu memikirkan strategi, mengambil peran, dan membangun kerja sama agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan.

Dia menyampaikan pengalamannya saat mengunjungi Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat.

Di Sekolah Garuda, dia bertemu dengan para siswa yang mampu menjelaskan cita-cita mereka secara terarah, termasuk keinginan menjadi peneliti di London dan ahli keanekaragaman hayati.

Sementara itu, saat mengunjungi Sekolah Rakyat, ia bertemu dengan anak-anak yang sebelumnya telah putus sekolah selama lima tahun.

Ketika ditanya mengenai cita-cita mereka, salah seorang siswa menjawab ingin membanggakan orang tuanya yang selama ini mengalami kesulitan.

“Bagi saya itu luar biasa. Jadi, mari lihat potret secara utuh. Ketika kritis bersuara itu penting, tetapi ada hal-hal yang saya kira kita perlu lihat bahwa itu bagian dari hal yang baik menuju masa depan yang lebih baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bima menegaskan bahwa upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Seluruh elemen masyarakat, termasuk aktivis, generasi muda, dan para pemikir, memiliki peran dalam membangun arah masa depan bangsa.

Bima berharap ruang-ruang diskusi seperti Pasar Gagasan dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pemikiran kritis, bertukar perspektif, dan merumuskan kontribusi nyata bagi Indonesia. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wamendagri Ribka Serahkan Penghargaan Tokoh Kebudayaan di Malam Anugerah PIKI Awards 2026


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: 64 Orang Tewas Imbas Dua Kereta Berkecepatan Tinggi Tabrakan di Spanyol
• 20 jam lalu
0
thumb
Jakarta Diguncang 61 Titik Demo Hari Ini, di DPR hingga Mahasiswa Trisakti Turun Aksi
• 6 jam lalu
0
thumb
Wantimpres Gelar Rapat Pleno, Bahas Apa Saja?
• 4 jam lalu
0
thumb
Airlangga Soroti Jurang Fiskal Jabodetabek: Bogor Paling Parah
• 17 jam lalu
0
thumb
Buntut Kasus Beras SPHP Oplosan, Mentan Copot Delapan Pejabat Bulog dan Bapanas
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.