Kemensos Hadirkan Layanan Rehabilitasi Sosial Gratis di Makassar

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial menghadirkan beragam layanan rehabilitasi sosial. Layanan tersebut dapat diakses masyarakat secara gratis dalam rangka peringatan satu tahun Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin.

Layanan rehabilitasi sosial terdiri dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, fisioterapi, terapi psikososial, konseling psikolog, serta pameran produk hasil usaha penerima manfaat program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dapat diakses melalui booth pameran Ditjen Rehabilitasi Sosial.

Salah satu penerima layanan, Rostiana (40), mengaku merasakan manfaat dari pemeriksaan kesehatan dan terapi yang tersedia di booth Kemensos. Ia mengikuti pemeriksaan kadar asam urat, kolesterol, gula darah, serta mencoba terapi peregangan pada bagian tangan dan leher.

Baca juga: Wamensos Tinjau Pelatihan Vokasi, Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Siap Kerja

"Layanan ini sangat bermanfaat bagi saya. Harapannya, kedepan semakin banyak booth gratis seperti ini. Terima kasih banyak kepada Kemensos atas layanan yang diberikan. Saya sudah mencoba pemeriksaan dan merasakan manfaatnya," ujar Rostiana dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).

Selain pemeriksaan kesehatan seperti kadar asam urat, kolesterol, gula darah, tekanan darah, dan saturasi oksigen, tersedia pula konsultasi dokter dan apoteker, pemeriksaan telinga menggunakan otoskop, tes buta warna, serta pemberian obat sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan.

Kemudian terdapat layanan fisioterapi diberikan untuk membantu masyarakat mengenali dan menangani keluhan fisik melalui terapi yang sesuai. Sementara itu, layanan terapi psikososial dan konseling psikolog menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh dukungan sesuai kebutuhan psikologis dan sosialnya.

Baca juga: Sekolah Rakyat Percepat Pasal 34 UUD 1945: Wujud Negara Peduli Anak Rentan

Tidak hanya menghadirkan layanan sosial dan kesehatan, booth Ditjen Rehabilitasi Sosial juga menampilkan berbagai produk hasil karya penerima manfaat ATENSI. Produk yang dipamerkan meliputi kopi, batik ciprat, aneka produk kuliner seperti bawang goreng, keripik pisang, makaroni crispy, sambal ikan tuna, roti, marning jagung, telur asin, serta aneka produk pangan lainnya.

Pameran ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya penerima manfaat kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Produk-produk tersebut menunjukkan potensi penerima manfaat dalam mengembangkan keterampilan, membangun usaha, dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Partisipasi Ditjen Rehabilitasi Sosial dalam rangkaian peringatan satu tahun Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari upaya Kemensos mendekatkan layanan rehabilitasi sosial kepada masyarakat. Melalui layanan langsung dan promosi produk penerima manfaat, Kemensos mendorong agar pelayanan sosial tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung penguatan kapasitas dan kemandirian penerima manfaat.




(akd/akd)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR minta pemerintah kaji impor 30 juta barel minyak dari UEA
• 14 jam lalu
0
thumb
PLN Pusharlis Gandeng UNDIP untuk Perkuat Daya Saing Manufaktur Ketenagalistrikan
• 6 menit lalu
0
thumb
Situs Leang Bulu Sipong 4 Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional
• 7 jam lalu
0
thumb
Ade Darmawan Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa, Jelaskan Kerugian yang Dialami Jokowi
• 8 jam lalu
0
thumb
Wamensos Agus Jabo Dukung Usulan Wartawan Udin Jadi Pahlawan Nasional
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.