Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan banjir terjadi di Kabupaten Asahan, Sumatra Utara. Banjir merendam Desa Sei Silau Tua dan Desa Bangun Sari di Kecamatan Setia Janji.
"Banjir mulai merendam rumah warga sejak Selasa, 27 Oktober. Rata-rata ketinggian air mencapai 30 hingga 80 sentimeter," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam rilis resmi, Kamis, 29 Oktober 2026.
Dia mengungkapkan sebanyak 3.610 jiwa terdampak, dengan rincian 2.910 jiwa terdampak di Desa Sei Silau Tua dan 700 jiwa terdampak di Desa Bangun Sari. BPBD Kabupaten Asahan melaporkan, sebanyak 405 unit rumah terdampak, dua unit fasilitas pendidikan terdampak, dan akses jalan antar desa terendam.
Baca Juga :
Banjir Rendam 21 Desa di Subulussalam Aceh"Pada Rabu, 28 Oktober 2026, banjir dilaporkan telah surut dan aktivitas warga kembali normal," ujar Berton.
BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan memonitor informasi cuaca dari BMKG, menyiagakan TRC, serta memastikan kesiapan peralatan dan logistik kedaruratan.
Ilustrasi banjir. (Foto: BNPB)
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG periode 30 Oktober hingga 2 November 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, sejumlah wilayah diminta tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem dengan rincian:
-
Hujan Intensitas Sedang: Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
-
Hujan Lebat hingga Sangat Lebat: Kalimantan Barat.
-
Angin Kencang: Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.





Komentar (0)