Saksi Ungkap Dampak Isu Ijazah Palsu Jokowi di Persidangan, Aksi Penggerudukan hingga Kekecewaan

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Saksi Ungkap Dampak Isu Ijazah Palsu Jokowi di Persidangan, Aksi Penggerudukan hingga KekecewaanNasional | okezone | Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15

JAKARTA -Sidang lanjutan perkara dugaan penyebaran informasi bohong terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Dr. Tifauziah Tyassuma atau Dokter Tifa kembali digelar di PN Jaktim pada Kamis (29/10/2026).

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Ade Darmawan sebagai saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

Berdasarkan jalannya persidangan, Ade membeberkan sejumlah fakta terkait dampak nyata berupa ketegangan sosial di lapangan yang ia saksikan di tengah masyarakat akibat narasi liar yang beredar di media sosial, khususnya platform X milik Dokter Tifa.

Ade menyebutkan adanya aksi penggerudukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) ke kediaman Presiden Jokowi untuk mendesak agar ijazah tersebut diperlihatkan.

"Terus kemudian itu dampak yang saya lihat nyata ya, karena sahabat saya juga ada di situ,” ujar Ade di ruang sidang.

Baca Juga:KPK Panggil Ulang Dosen Universitas Brawijaya Terkait Kasus Eks Wamenimipas Silmy Karim

“Kemudian saya melihat dan menonton berita terkait pembakaran foto, tapi ini tidak ada kaitan dengan Dr. Tifa ya, karena yang dibakar fotonya pada saat itu bukan Dr. Tifa, jadi Roy Suryo. Pembakaran itu terjadi di Malang Raya. Ah, itu dampak yang saya lihat," lanjutnya.

Ade juga sempat memantau pemberitaan media massa di mana Roy Suryo menyatakan kedatangan mereka ke UGM serta rencana TPUA untuk mendatangi kediaman Jokowi.

 

Menjawab pertanyaan hakim dan jaksa terkait kerugian materil atau immateril yang dialaminya, Ade mengaku bahwa secara personal dirinya tidak mengalami kerugian langsung.

Namun, ia mewakili suara masyarakat luas, khususnya para pemilih dan pendukung Jokowi, merasa sangat kecewa dan menilai tudingan tersebut tidak adil.

"Secara langsung kepada personal saya sih tidak, itu jauh lebih berbicara ee masyarakat Indonesia karena kami juga memilih ee Pak Jokowi, tentunya kami merasa kecewa ya," tuturnya.

"Ini kok kami memilih dianggap pilihan kami ini adalah menggunakan ijazah palsu gitu. Saya juga adalah salah satu pendukung Bapak Pak Jokowi sehingga saya rasa ini tidak fair. Ya, kerugiannya secara pemikiran, kemudian mendiskreditkan seorang yang kita panuti," jelas Ade.

Baca Juga:Kecelakaan Maut di Jombang, Pemotor Perempuan Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

Dalam pemeriksaan barang bukti digital berupa tautan dari akun X milik Dokter Tifa, Ade mengonfirmasi adanya narasi yang menyebut ijazah Jokowi palsu. Ia juga membenarkan bahwa dalam unggahan-unggahan tersebut kerap menggunakan sebutan lain untuk merujuk pada Jokowi, seperti nama Mulyono.

 

Ketika ditanya mengenai dasar hukum atau dokumen resmi yang dilampirkan oleh terdakwa saat melontarkan tuduhan tersebut, Ade menegaskan bahwa tidak ada dokumen pemeriksaan valid yang disertakan.

"Tidak ada, tidak ada, tidak ada ya, tidak ada, cuman menampilkan foto membanding saja," jawab Ade saat ditanya apakah ada hasil investigasi resmi yang mendasari tuduhan tersebut.

Ade juga menceritakan pengakuannya sempat mengikuti jalannya gelar perkara oleh kepolisian di mana ijazah asli milik Joko Widodo, baik tingkat SMA maupun S1, ditunjukkan secara langsung. Dia pun melihatnya meski tidak dalam jarak yang dekat hingga akhirnya diusir oleh Dokter Tifa dari lokasi gelar perkara dilakukan.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Imbas Situasi Lalu Lintas, Transjakarta Hentikan Sementara Operasional Enam Rute
• 17 jam lalu
0
thumb
BGN Bikin Marketplace LokaMBG, Bakal Otak-Atik Harga Pangan?
• 5 jam lalu
0
thumb
5 Rumah di Lampung Barat Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar
• 1 jam lalu
0
thumb
Penuhi Janji Bonus untuk Para Atlet Peraih Medali Asian Games dan Para Games 2026, Presiden Serahkan Rp158,3 miliar
• 3 jam lalu
0
thumb
Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.