Arab Saudi dilaporkan menawarkan paket bantuan keuangan senilai US$ 1 miliar, atau setara Rp 18 triliun, kepada kelompok Houthi dalam upaya mencapai gencatan senjata dan menghentikan serangan terhadap infrastruktur vital kerajaan tersebut.
Tawaran Saudi untuk Houthi tersebut, seperti dilansir Hindustan Times dan NDTV, Kamis (29/10/2026), dilaporkan oleh surat kabar Israel, Israel Hayom, yang mengutip sejumlah sumber diplomatik di kawasan diplomatik di kawasan Teluk, dalam laporannya pada Senin (26/10) waktu setempat.
Disebutkan bahwa tawaran semacam itu diduga melibatkan Iran sebagai mediator konflik.
Laporan soal tawaran bantuan keuangan dalam jumlah besar ini mencuat saat ketegangan regional semakin meningkat dan gangguan menyelimuti ekspor minyak di kawasan Timur Tengah.
Laporan Israel Hayom menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, melakukan kunjungan mendadak ke Teheran untuk menghadiri pembicaraan yang bertujuan sepenuhnya mengakhiri gelombang serangan Houthi terhadap wilayah Saudi.
Salah satu sumber diplomatik yang dikutip Israel Hayom mengklaim bahwa Pangeran Khalid membawa dana sebesar itu dengan menggunakan pesawat angkut militer jenis Hercules.
Laporan media itu belum dikomentari secara langsung oleh otoritas Saudi.
(nvc/dhn)






Komentar (0)