3 Masalah MBG, dari Pengawasan hingga Tata Kelola

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyoroti tiga masalah utama dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), yakni minimnya pengawasan, praktik korupsi, dan buruknya tata kelola. Hal tersebut disampaikannya setelah 100 hari memimpin BGN.

Sudaryono mengaku terkejut melihat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) BGN dalam mengawasi puluhan ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Advertisement

BACA JUGA: 100 Hari MBG di Tangan Sudaryono

“Hal pertama yang saya kaget adalah bahwa BGN kira-kira manpower-nya sekitar 700 orang, langsung mengendalikan dapur kira-kira 27.000 dengan infrastruktur pengawasan yang sangat minim,” kata Sudaryono dalam paparannya di Gedung Usmar Ismail Hall, Kamis (29/10/2026).

Minimnya pengawasan tersebut, menurut Sudaryono, turut membuka celah bagi praktik korupsi hingga ke tingkat dapur. Sejumlah oknum bahkan kini harus menghadapi proses hukum.

“Dan budaya ini sudah menjalar ke level sampai dengan di level dapur, ada beberapa oknum yang kemudian sekarang ini menghadapi tuntutan hukum,” ujar Sudaryono.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Dalami Dugaan Pemberian Uang PT Djarum kepada Oknum Bea Cukai
• 21 jam lalu
0
thumb
Rayakan Sumpah Pemuda, Xplore Indonesia Luncurkan Antologi Pemikiran Tokoh Nasional
• 21 jam lalu
0
thumb
Senat Prancis Sahkan RUU yang Bebankan Biaya Kerusakan kepada Demonstran Rusuh
• 22 jam lalu
0
thumb
Perkuat Kemandirian Fiskal, Pemkab Pasuruan Usulkan 4 Raperda Non-APBD Terkait Pajak dan Retribusi
• 23 jam lalu
0
thumb
Gempa M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getarannya Terasa hingga Wilayah Sorong
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.