Sejumlah warga melintasi aliran lahar hujan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (29/10), di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar akibat curah hujan yang meningkat dalam lima hari terakhir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, serta menjauhi sektor tenggara hingga 13 kilometer dari puncak karena kawasan tersebut berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar.
Potensi bahaya tersebut dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak. Sementara itu, Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga, dengan 29 kali gempa letusan tercatat selama pengamatan pada Kamis (29/10), pukul 00.00-06.00 WIB.






Komentar (0)