Saham emiten milik Raffi Ahmad, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), terus tertekan dan kini diperdagangkan jauh di bawah harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Pada perdagangan Rabu (28/10/2026), saham RANS ditutup di level Rp117 per saham, turun Rp7 atau 5,65% dalam sehari.
Pelemahan berlanjut hingga penutupan sesi I perdagangan Kamis (29/10/2026), ketika saham RANS kembali merosot ke level Rp111 per saham, terkoreksi Rp6 atau 5,1% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Dengan posisi tersebut, harga saham RANS telah turun Rp59 atau sekitar 34,71% dibandingkan harga IPO sebesar Rp170 per saham.
Jika dibandingkan dengan harga pembukaan saat pertama kali melantai di bursa, yakni Rp228 per saham, saham RANS kini telah anjlok sekitar 51,32%.
Baca Juga: BEI Ubah Strategi, Rekening Manipulator Saham Jadi Sasaran
Baca Juga: Izin Private Placement Besok, Emiten Raffi Ahmad (VISI) Siap Caplok 72,91% Saham RS Hasna Medika
Baca Juga: Raffi Ahmad Keluar Puluhan Miliar, Tapi Tayangan Bola Malah Digratiskan: Ada Misi Besar RANS
Padahal, saat debut di pasar modal, saham ini sempat melonjak 34,12% dari harga IPO hingga menyentuh batas atas pergerakan harga harian atau auto reject atas (ARA).
Seiring dengan penurunan harga saham tersebut, kapitalisasi pasar RANS kini berada di kisaran Rp1,39 triliun.






Komentar (0)