Cegah Banjir, DKI Bangun Embung Penganten Ali di Jakarta Timur

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun Embung Penganten Ali di Jalan Penganten Ali III, Ciracas, Jakarta Timur. Pembangunan fasilitas untuk mengendalikan banjir serta menampung luapan air di kawasan sekitarnya.

“Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, dapat menambah kapasitas tampungan air untuk membantu mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya,” kata Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Dinas SDA DKI Jakarta Ikhwan Maulani dilansir dari Antara, Kamis, 29 Oktober 2026.

Baca Juga :

 
Pemprov DKI Normalisasi Kali Mampang untuk Kurangi Risiko Banjir
 
Pembangunan embung seluas 0,9 hektare tersebut dirancang sekaligus sebagai waduk konservasi lingkungan. Area ini terbagi atas penampang kering seluas 0,5 hektare dan penampang basah 0,4 hektare yang difungsikan sebagai ruang terbuka hijau.

“Selain itu, kita menginginkan agar waduk ini bermanfaat bagi masyarakat yang ada di sekitarnya sebagai ruang interaksi publik, warga dapat berolahraga, dan juga berekreasi,” kata Ikhwan.

Sejumlah fasilitas penunjang turut dibangun untuk mendukung operasional sekaligus kenyamanan warga sekitar. Fasilitas tersebut meliputi anjungan, jembatan, area duduk, tempat berteduh, toilet umum, hingga rumah cacah.

“Sejumlah fasilitas telah disiapkan agar masyarakat dapat menikmati kawasan embung untuk berbagai aktivitas,” ucap Ikhwan.


Ilustrasi banjir. Foto: dok. Antara. 

Ikhwan berharap pengembangan kawasan berkonsep kelestarian lingkungan dan rekreasi ini dapat mengoptimalkan tata air di Jakarta Timur. Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang terbuka hijau yang aman serta inklusif bagi publik.

“Melalui pembangunan ini, Dinas SDA DKI Jakarta berharap Embung Penganten Ali dapat berfungsi secara optimal sebagai tampungan air, kawasan konservasi air tanah, dan ruang terbuka hijau yang aman serta inklusif,” kata Ikhwan.

Pengerjaan proyek embung di wilayah Ciracas tersebut masih berjalan di lapangan. Pihak kecamatan menargetkan proses pembangunan selesai menjelang akhir tahun.

“Hingga saat ini, progres pekerjaan diketahui sudah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026,” kata Camat Ciracas Panangaran Ritonga.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mendeteksi Kanker Payudara Lebih Awal, Meningkatkan Harapan Hidup Pasien
• 21 jam lalu
0
thumb
Daftar 20 Rute Transjakarta Terdampak Demonstrasi
• 15 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Siapkan Rp 30 T untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemkab Luwu Tindak Lanjuti Rekomendasi DPR RI, AARB Tak Hadiri Mediasi Sengketa Lahan Rante Balla
• 1 jam lalu
0
thumb
Menata Laut, Menjaga Kehidupan
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.