ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Dok: Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia - Rangkaian 51st ASCOPE (ASEAN Council on Petroleum and Energy) Council Meeting 2026 di Bali resmi ditutup dengan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis dan progres signifikan dalam penguatan arsitektur energi regional. Forum tahunan ini menegaskan kembali komitmen bersama negara-negara anggota dalam menghadapi tantangan transisi energi, pengamanan rantai pasok, serta pertukaran teknologi di kawasan Asia Tenggara.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menekankan, bahwa ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memastikan keberlanjutan energi untuk generasi mendatang.

"Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang," ujar Simon dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).


Menurut dia, setiap negara anggota ASCOPE memiliki tantangan, peran, dan potensi yang berbeda, namun saling melengkapi dan menguatkan.

"Kekuatan kita bukan terletak pada upaya menjadikan setiap negara sama, melainkan pada kemampuan untuk mendorong setiap negara menyumbangkan keunggulan dan kapasitas uniknya demi mencapai tujuan bersama," jelas Simon.

ASCOPE menjadi wadah krusial bagi institusi energi di kawasan untuk bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama yang erat. Simon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota ASCOPE atas komitmen dalam memperkuat kolaborasi energi regional, khususnya dalam menghadapi dinamika global.

Semangat kolaborasi lintas batas ini turut dirasakan oleh anggota baru ASCOPE, Timor Leste. Perwakilan Timor Leste, Zeferino, mengapresiasi peran strategis ASCOPE serta penyelenggaraan pertemuan tingkat tinggi di Bali oleh Pertamina.

"Bagi Timor Gap sebagai perusahaan energi nasional Timor Leste yang baru berusia 15 tahun, keikutsertaan sebagai anggota penuh memberikan manfaat yang luar biasa. Melalui forum ini, Timor Leste dapat memperluas kolaborasi dengan National Oil Company dari negara-negara ASEAN lainnya, tidak hanya dalam aspek operasional hulu dan hilir migas, tetapi juga dalam program pengembangan konten lokal, pemberdayaan UMKM, hingga inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan," ujar dia.

Selain itu, pengalaman Indonesia dalam menyelenggarakan 51st ASCOPE Council Meeting ini memberikan inspirasi dan referensi berharga bagi Timor Leste yang sedang mempersiapkan diri untuk mengemban peran sebagai tuan rumah KTT ASEAN pada tahun 2029 mendatang.

Dengan berakhirnya rangkaian ASCOPE ke-51 di Bali, Pertamina bersama seluruh negara anggota ASCOPE optimistis bahwa kemitraan strategis yang solid ini akan terus membawa kawasan ASEAN menuju masa depan energi yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca: Pertamina Temukan Potensi 1 Miliar Barel Minyak, di Sini Lokasinya

(bul/bul)
Saksikan video di bawah ini:
Investor Serukan Pentingnya Peta Jalan Transisi Ketenagalistrikan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
VinFast Tawarkan Diskon hingga Rp5 Juta di GIIAS Makassar
• 7 jam lalu
0
thumb
Korut Makin Mesra dengan Tetangga RI, Kim Jong Un Janjikan Ini
• 14 jam lalu
0
thumb
Proyek Migas Tak Dieksekusi, Bahlil Ancam Konsesi Balik ke Negara
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo Baca Sumpah Pemuda Bersama Anak-Anak, Ada Mbak Titiek
• 7 jam lalu
0
thumb
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.