BSI (BRIS) Bersiap Buyback Rp 500 Miliar, Free Float Saham Masih 9,3%

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp 500 miliar. Aksi dilakukan di tengah kepemilikan saham publik atau free float yang masih terbatas, yakni sebesar 9,33%.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan kas internal. Periode pelaksanaan diperkirakan berlangsung pada 27 Oktober 2026 hingga 26 Januari 2027.

BSI menyatakan pelaksanaan buyback akan dilakukan secara bertahap maupun sekaligus. Perseroan berkomitmen tetap memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan serta ketentuan peraturan yang berlaku.

“Perkiraan jumlah nilai Buyback sebesar-besarnya Rp 500 miliar termasuk biaya transaksi, dan biaya lainnya yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Pembelian Kembali Saham,” dikutip Kamis (29/10).

Perseroan menyatakan, alasan rencana pelaksanaan buyback ini lantaran kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan pada 2026, sebagaimana ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor S-112/D.04/2026.

Perseroan memperkirakan pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha. BSI menyatakan memiliki modal dan arus kas yang cukup sehingga kinerja laba rugi diperkirakan tetap sejalan dengan target perseroan.

Free Float BRIS Masih Terbatas

Saat ini porsi saham BRIS yang tersedia untuk diperdagangkan oleh publik masih relatif terbatas. Tercatat free float BRIS sebesar 9,33%.

Adapun Otoritas Jasa Keuangan telah meminta emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk memenuhi free float minimal 12,5% berlaku Maret 2027. Selanjutnya batas free float naik 15% yang akan berlaku mulai Maret 2028 untuk emiten dengan kapitalisasi di atas Rp 5 triliun dan hingga Maret 2029 untuk kapitalisasi di bawah Rp 5 triliun. 

Struktur kepemilikan saham BSI masih didominasi oleh tiga bank milik negara. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggenggam 51,47% saham BRIS, disusul PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar 23,24% dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar 15,17%.

Selain itu, Employees Provident Fund Board tercatat memiliki 1,15% saham perseroan. Secara keseluruhan, empat pemegang saham tersebut menguasai 91,03% saham BRIS. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Benny Simanjuntak Bela Sarwendah, Sebut Ruben Onsu Egois hingga Cerita Masa Lalu Ikut Dibongkar
• 23 jam lalu
0
thumb
Promo Sumpah Pemuda BRI 2026, Ada Cashback di Djournal hingga Diskon INFORMA
• 17 jam lalu
0
thumb
5 Makanan yang Disukai Sel Kanker, Banyak Dikonsumsi Warga RI
• 3 jam lalu
0
thumb
Sulsel Masuk Peralihan, Januari Puncak Musim Hujan
• 23 jam lalu
0
thumb
BRI Masuk 50 Emiten BigCap IICD Berkat Komitmen Tata Kelola
• 27 menit lalu
0
Berhasil disimpan.