TNI AL Evakuasi 3 Nelayan yang Kapalnya Tenggelam Usai Tabrakan dengan Kapal Taiwan di Selat Malaka

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Tiga anak buah kapal (ABK) nelayan tradisional KM El Rayyan berhasil diselamatkan setelah kapal mereka tenggelam usai bertabrakan dengan kapal ikan tuna berbendera Taiwan, Ching Kuo Yu Fa Hao, di perairan Selat Malaka, Rabu (28/10).

Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui Pos TNI AL (Posal) Pantai Labu berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menangani kejadian tersebut dan mendukung proses evakuasi para nelayan.

Berdasarkan informasi awal, KM El Rayyan bertolak melaut pada Sabtu (24/10) untuk mencari ikan. Pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal mengalami kerusakan mesin hingga terombang-ambing di laut.

"Sekitar pukul 03.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan bertabrakan dengan kapal ikan tuna bernama Ching Kuo Yu Fa Hao hingga tenggelam di sekitar perairan perbatasan Indonesia–Malaysia, dekat Pulau Dato/Pulau Jarak. Kondisi hujan deras, kerusakan mesin, dan tidak adanya penerangan di kapal nelayan diduga menjadi faktor yang menyebabkan kapal sulit terlihat," kata Kepala Dinas Penerangan Kodaeral 1, Kolonel Wahyu Kurniawan, lewat keterangannya, Kamis (29/10).

Hujan deras, kerusakan mesin, dan tidak adanya penerangan di kapal nelayan diduga menjadi faktor yang menyebabkan KM El Rayyan sulit terlihat.

Laporan kejadian diterima Bintara Jaga Posal Pantai Labu, Serda Bah Agus Wibawanto, pada pukul 08.30 WIB dari pemilik kapal, Antoni. Sebelumnya, salah seorang ABK bernama Siid telah menyampaikan informasi kecelakaan kepada pemilik kapal melalui sambungan telepon sekitar pukul 06.30 WIB.

"Setelah tabrakan, tiga ABK KM El Rayyan berhasil diselamatkan oleh awak kapal ikan tuna tersebut," ucap Wahyu.

Menindaklanjuti laporan itu, Posal Pantai Labu melaporkan kejadian kepada komando atas dan berkoordinasi dengan Basarnas Belawan, Basarnas Kabupaten Deli Serdang, nakhoda KM El Rayyan, serta perwakilan awak kapal Ching Kuo Yu Fa Hao.

Kodaeral I juga mengoordinasikan kesiapan unsur terdekat dalam Operasi Garuda Jaya 26, yakni KAL Viper, untuk mendukung proses evakuasi sesuai perkembangan situasi dan hasil koordinasi dengan instansi terkait.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alasan KPK Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Upah Pungut dan Penyelewengan Pengadaan Barang di Pemkab Bogor
• 20 jam lalu
0
thumb
Beredar Pria Mengaku Al Mahdi di Bangkalan, Berikut Hadits yang Menjelaskan Turunnya Sang Imam
• 7 jam lalu
0
thumb
Wali kota Serahkan Langsung Seragam Gratis untuk Siswa di Kota Pekanbaru
• 2 jam lalu
0
thumb
Arif Fathoni: Anak Muda Punya Naluri Progresif yang Tak Tertandingi
• 5 jam lalu
0
thumb
Panen Raya di Bekasi, Ketua Harian DPP Partai Ummat Dorong Ketahanan Pangan
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.