Menag Usul ASN Pakai Peci-Sarung Sepekan Sekali, Kemenag: Hanya Gagasan

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan gerakan berpeci dan bersarung bagi aparatur sipil negara (ASN) sepekan sekali. Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag), Thobib Al-Asyhar, menjelaskan usulan itu sebagai gagasan bukan kewajiban.

Usulan Menag itu ramai di media sosial dan mendapat respons dari banyak pihak. Thohib membenarkan adanya usulan tersebut dan disampaikan Menag saat acara Festival Sarung dan Peci Santri beberapa hari lalu.

"Ide itu ditawarkan Menag saat memberi sambutan pada Festival Sarung dan Peci Santri di kantor Kemenag beberapa hari lalu yang menjadi rangkaian peringatan Hari Santri," kata Thobib saat dihubungi, Kamis (29/10/2026).

Baca juga: Hitung-hitungan BPK soal Korupsi Kuota Haji Dibeberkan di Sidang

Thobib mengatakan gagasan tersebut tidak bersifat wajib. Ia mengatakan penggunaannya akan mempertimbangkan kondisi dan kenyamanan bagi para pegawai.

"Sifatnya masih gagasan dan tidak bersifat wajib. Menag saat itu tegas mengatakan bahwa gagasan tersebut tidak dalam konteks untuk diterapkan sebagai kewajiban. Penggunaannya dapat menjadi anjuran yang tetap mempertimbangkan kondisi, kenyamanan, dan kebutuhan pegawai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," kata dia.

Ia menjelaskan penggunaan sarung dan peci merupakan ciri khas budaya tradisional. Thobib mengatakan ada unsur sejarah hingga filosofi dari salah satu pakaian tradisional tersebut.

"Sarung dan peci bukan hanya pakaian tradisional yang melekat pada kehidupan masyarakat Indonesia. Keduanya memiliki perjalanan sejarah, filosofi, dan nilai sosial yang turut membentuk identitas kebangsaan. Sarung juga banyak diproduksi UMKM," katanya.

Baca juga: Menag Sebut RI Jadi Episentrum Baru Peradaban Islam yang Ramah-Progresif

Thobib mengatakan gagasan tersebut bukan merupakan hal yang baru. Ia lantas menyinggung usulan yang pernah dilontarkan juga oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

"Sebenarnya gagasan sejenis bahkan pernah dilontarkan Presiden (2014-2024) Joko Widodo pada 2019 dan saat itu juga direspons secara positif oleh Menteri Agama kala itu, Pak Lukman Hakim Saifuddin. Jadi sebenarnya gagasan yang sudah pernah ada sebelumnya," imbuhnya.




(dwr/eva)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pansel KND Telaah Masukan Publik terhadap 69 Calon Anggota Periode 2026–2031
• 34 menit lalu
0
thumb
Erick Thohir Siapkan Sanksi Pengurangan Poin Jika Kerusuhan Suporter Berlanjut
• 4 jam lalu
0
thumb
Jawaban Bobon Santoso Usai Dituding Masak di Lokasi Karhutla Demi Konten
• 21 jam lalu
0
thumb
Cara Gampang Kosongkan Google Photos agar Memori Tidak Penuh
• 4 menit lalu
0
thumb
PLN Kembangkan Bahan Bakar Rendah Emisi, Hidrogen dan Amonia Diuji di Pembangkit
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.