Bali Tak Hanya untuk Liburan, The Solitaire Dorong Potensi Medical Tourism

herstory.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Tren kecantikan yang terus berkembang membuat referensi mengenai penampilan ideal semakin mudah ditemukan, terutama melalui media sosial. Namun, dalam bedah estetika, pendekatan yang tepat tidak semata-mata mengikuti tren, melainkan mempertimbangkan anatomi, kebutuhan medis, dan ekspektasi setiap individu.

Pendekatan tersebut menjadi landasan The Solitaire, World-Class Aesthetic Surgery & Longevity Centre yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Sanur, Bali. Pusat bedah estetika dan longevity ini menyatukan keahlian medis internasional melalui sejumlah mitra klinik yang memiliki spesialisasi masing-masing.

Melalui filosofi The House of Expertise, The Solitaire menempatkan spesialisasi medis, presisi bedah, dan pertimbangan profesional sebagai dasar pendekatannya terhadap bedah estetika dan longevity. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya The Solitaire untuk menghadirkan keahlian internasional yang dikurasi secara cermat di Bali, sekaligus mendukung pengembangan pulau tersebut sebagai destinasi internasional untuk layanan bedah estetika dan longevity.

Lima Mitra Klinik dengan Spesialisasi Berbeda

Alih-alih menghadirkan berbagai layanan estetika secara umum, The Solitaire memilih mitra klinik internasional berdasarkan bidang keahlian dan spesialisasi medis masing-masing.

Saat ini, terdapat lima mitra klinik internasional yang beroperasi di The Solitaire. World Class Plastic Surgeons (WCPS) berfokus pada pembentukan kontur tubuh dan bedah payudara. Hestia Women's Clinic menangani peremajaan area intim, sementara Banobagi Plastic Surgery memiliki spesialisasi dalam pembentukan kontur wajah.

Dua mitra lainnya adalah Woori Plastic Surgery, yang berfokus pada bedah kelopak mata dan anti-aging, serta Mojelim Hair Transplant, yang berspesialisasi dalam transplantasi rambut.

Selain kelima mitra tersebut, Biogenix Regenerative Medicine & Longevity direncanakan bergabung sebagai mitra klinik berikutnya. Kehadirannya diharapkan memperluas cakupan keahlian The Solitaire di bidang kedokteran regeneratif dan longevity.

Berbagai spesialisasi tersebut membentuk ekosistem keahlian medis internasional yang didukung teknologi canggih dan pendekatan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien.

“Bagi kami, kemewahan dalam bedah estetika dan longevity bukan sekadar tentang fasilitas premium, melainkan tentang akses terhadap keahlian medis yang tepat. Melalui kurasi klinik internasional, The Solitaire menyatukan para spesialis dengan bidang keahlian masing-masing, didukung oleh dokter berpengalaman, standar medis yang tinggi, dan teknologi canggih untuk menghadirkan perawatan personal sesuai kebutuhan setiap individu,” kata Renny, General Manager Pemasaran The Solitaire.

Mengapa Bedah Estetika Tidak Bisa Mengikuti Satu Standar Kecantikan?

Di tengah mudahnya akses terhadap referensi kecantikan melalui media sosial, penampilan yang populer belum tentu sesuai untuk setiap orang. Struktur wajah, proporsi tubuh, kondisi medis, dan ekspektasi personal menjadi sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pendekatan bedah estetika.

Pengalaman klinis juga berperan penting, mulai dari pelaksanaan prosedur hingga evaluasi keterbatasan, pemahaman terhadap kebutuhan individu, dan penetapan ekspektasi yang realistis.

Eduardo, dokter bedah di World Class Plastic Surgeons (WCPS), menekankan bahwa presisi dan pengalaman profesional merupakan bagian penting dalam bedah estetika.

“Bedah estetika bukan tentang mengikuti tren, melainkan memahami anatomi, proporsi, dan kebutuhan setiap individu. Presisi, pengalaman, dan keahlian medis sangat penting untuk mencapai hasil yang harmonis dan seimbang, dengan tetap menghormati karakteristik tubuh setiap pasien,” kata Dr. Eduardo.

Pandangan serupa disampaikan Hwang Yujin, pendiri Banobagi Plastic Surgery dan Woori Plastic Surgery. Menurutnya, kecantikan tidak dapat diseragamkan atau hanya ditentukan oleh tren yang sedang populer.

“Kami percaya bahwa kecantikan tidak dapat distandarisasi atau didefinisikan hanya berdasarkan tren. Setiap individu memiliki karakteristik, struktur wajah, dan kebutuhan yang unik. Pendekatan estetika yang tepat harus dimulai dengan pemahaman terhadap proporsi, presisi medis, dan hasil yang tetap harmonis dengan identitas setiap individu,” ucap Hwang Yujin.

Pendekatan personal tersebut juga berlaku pada layanan kesehatan intim perempuan. Anna Jeon, Direktur Pemasaran HESTIA, menyoroti pentingnya memahami kebutuhan yang berbeda pada setiap perempuan melalui penilaian yang cermat dan keahlian medis yang sesuai.

“Presisi dimulai dari memahami individu, bukan sekadar tindakan yang dilakukan. Setiap wanita memiliki kebutuhan yang berbeda, dan kesehatan intim memerlukan penilaian yang cermat, keahlian medis, serta pendekatan personal sebagaimana layanan terspesialisasi lainnya. Bagi saya, kemewahan sejati adalah memiliki akses terhadap perawatan yang tepat, dengan keyakinan bahwa kebutuhan, kenyamanan, dan kesejahteraan setiap individu dipahami dan dihormati,” kata Anna Jeon.

Berbagai pandangan tersebut sejalan dengan filosofi The Solitaire, yang menempatkan pemahaman terhadap individu sebagai bagian penting dari keahlian medis. Pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan prosedur, tetapi juga dengan penentuan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan setiap pasien.

Bali dan Peluang Baru Medical Tourism

Selama ini, Bali dikenal secara internasional sebagai destinasi wisata dengan keindahan alam dan layanan perhotelan. Melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Sanur dan pertumbuhan layanan medis terspesialisasi, Bali dinilai memiliki peluang untuk memperluas perannya sebagai destinasi internasional.

Sejumlah negara, seperti Korea Selatan, Thailand, dan Singapura, telah dikenal sebagai tujuan perjalanan medis dan estetika. Dengan menghadirkan keahlian estetika internasional yang terkurasi di Bali, The Solitaire bertujuan menawarkan alternatif bagi pasien Indonesia maupun pengunjung internasional yang mencari layanan medis terspesialisasi.

Ambisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan estetika di destinasi premium. The Solitaire juga ingin berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan terhadap keahlian medis terspesialisasi di Indonesia, dengan tetap memprioritaskan kesesuaian klinis, keselamatan pasien, dan kebutuhan pemulihan setiap individu.

“Bali telah dikenal luas di seluruh dunia sebagai destinasi pariwisata. Kami ingin turut membangun babak berikutnya, ketika Bali juga menjadi destinasi yang dipertimbangkan untuk layanan bedah estetika dan longevity. Dengan menyatukan keahlian medis internasional, teknologi canggih, dan standar perawatan yang tinggi, kami berharap The Solitaire dapat berkontribusi menjadikan Bali sebagai destinasi yang dikunjungi tidak hanya untuk berlibur, tetapi juga untuk Medical Tourism,” kata Renny, General Manager Pemasaran The Solitaire.

Pertemukan Dunia Fesyen dan Keahlian Medis

Filosofi The Solitaire mengenai individualitas dan keahlian juga diperkenalkan dalam Perayaan Ulang Tahun ke-20 desainer internasional Erika Peña di Bali. Mengusung tema From Runway to Transformation, acara tersebut mempertemukan dunia fesyen dan kedokteran estetika melalui apresiasi terhadap craftsmanship, presisi, dan identitas personal.

Fesyen mengekspresikan individualitas melalui desain, sedangkan bedah estetika membutuhkan pertimbangan klinis dan tanggung jawab medis. Meski memiliki pendekatan yang berbeda, keduanya menempatkan pemahaman terhadap karakteristik individu sebagai hal penting, bukan sekadar mengikuti tren.

Bagi The Solitaire, perayaan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan visinya kepada audiens internasional sebagai pusat bedah estetika dan longevity kelas dunia. Visi ini dibangun melalui kurasi keahlian internasional secara cermat dan pendekatan perawatan personal, dengan ambisi mendukung perkembangan Bali sebagai destinasi medis internasional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca di Jabodetabek pada 28 - 30 Oktober 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Jelang Aksi Demo! Polri Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Waspada Hoaks
• 18 jam lalu
0
thumb
Mobil Ringsek Usai Ditabrak Truk Towing di Gate Tol Koja Barat Jakut
• 6 jam lalu
0
thumb
Kronologi Suami Bunuh Istri dan Anak di Madiun, Dipicu Cemburu sampai Korban Dibakar Demi Hilangkan Jejak
• 19 jam lalu
0
thumb
Demo 28 Oktober, Cek Link CCTV untuk Pantau Lalu Lintas Hari Ini
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.