Bakesbangpol Surabaya Apresiasi Kopi Cangkruk 2026, Siap Fasilitasi Aspirasi Pemuda

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

 

Surabaya (beritajatim.com) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya mengapresiasi penyelenggaraan Kopi Cangkruk 2026 yang digelar Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Surabaya dalam rangka memperingati Hari Lahir SAPMA Pemuda Pancasila ke-38 dan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.

Kegiatan yang mengusung konsep Sekolah Demokrasi sebagai ruang pendidikan politik dan kepemimpinan bagi aktivis mahasiswa itu dinilai menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi berdasarkan realitas di lapangan.

Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengatakan suara anak muda perlu mendapat ruang agar aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi bisa ditindaklanjuti. Menurut dia, masukan dari generasi muda merupakan gambaran kondisi nyata yang perlu diperhatikan pemerintah.

“Ya, anak muda memang harus direalisasikan. Apa yang disampaikan anak muda itu adalah realitas yang ada di lapangan,” kata Tundjung ditemui usai Kopi Cangkruk 2026, Rabu (28/10/2026).

Menurut dia, aspirasi pemuda perlu ditangkap dan diikuti dengan langkah konkret agar tidak berhenti sebagai wacana. Terlebih, generasi muda memiliki peran penting dalam melanjutkan perjuangan bangsa dan menentukan arah pembangunan ke depan.

“Aspirasi anak muda harus kita tangkap, kemudian kita ikuti. Karena tentunya nanti ke depannya anak muda yang bisa meneruskan perjuangan bangsa ini, kan begitu. Jangan sampai saluran buntu. Kalau buntu meluber ke mana-mana,” ujar mantan Kadishub Kota Surabaya tersebut.

Tundjung menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terbuka untuk memfasilitasi kebutuhan organisasi kemasyarakatan (ormas) maupun organisasi kepemudaan (OKP). Namun, komunikasi dan koordinasi dengan Bakesbangpol diperlukan agar aspirasi yang disampaikan bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah kota.

“Sepanjang koordinasi dengan kita, tentunya apa yang bisa kita perbuat, intinya wajib difasilitasi,” katanya.

Dia juga mengajak seluruh organisasi mahasiswa dan kepemudaan untuk tidak ragu menyampaikan kebutuhan maupun kendala yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar komunikasi antara pemerintah kota dan organisasi kepemudaan terus terjaga.

“Sesuai arahan Pak Wali, ormas dan OKP yang ada tolong dikoordinasikan. Jangan sungkan-sungkan dari ormas maupun OKP menyampaikan kepada kami apa kebutuhannya. Sepanjang kita masih bisa bantu, pasti dibantu,” tutur Tundjung.

Melalui Kopi Cangkruk 2026, ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda diharapkan dapat terus berkembang. Forum semacam ini juga membuka kesempatan bagi aktivis mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi mengenai persoalan publik, serta membangun kepemimpinan yang bertanggung jawab.[asg/aje]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tersangka Karhutla di Kalteng Bertambah Jadi 48 Orang, 2 di Antaranya Korporasi
• 13 jam lalu
0
thumb
Hujan Pertama Picu Tumpukan Sampah di Kali Banyuajuh Bangkalan
• 6 jam lalu
0
thumb
Kepada Media Internasional, Mitchell Baker Bicara Jujur usai Disamakan dengan Erling Haaland
• 13 jam lalu
0
thumb
Mendagri Ungkap Progres Pemulihan Bencana Sumatera, 99 Sekolah Masih Darurat
• 20 jam lalu
0
thumb
Revitalisasi Sekolah, Digitalisasi Pendidikan, dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Perbaikan Pendidikan
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.