Laba ENRG Melonjak 31 Persen Jadi USD72 Juta hingga September 

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Angka tersebut meningkat 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD55 juta.

Laba ENRG Melonjak 31 Persen Jadi USD72 Juta hingga September (Foto: dok ENRG)

IDXChannel - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan laba bersih sebesar USD72 juta sepanjang sembilan bulan pertama 2026. 

Angka tersebut meningkat 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD55 juta.

Baca Juga:
Energi Mega Persada (ENRG) Investasi di Proyek HighPeak Energy AS USD200 Juta

Pertumbuhan laba sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 18 persen menjadi USD426 juta dari USD361 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Laba usaha ENRG juga meningkat 44 persen secara tahunan. Kinerja tersebut turut mendorong perbaikan margin operasional menjadi 37 persen, dibandingkan 30 persen pada periode Januari-September 2025.

Baca Juga:
ENRG Investasi USD200 Juta di HighPeak Energy, Begini Prospeknya

"Kinerja keuangan Perusahaan yang semakin membaik didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan marjin operasional," kata Direktur Utama Energi Mega Syailendra S Bakrie dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (28/10/2026).

Di sisi operasional, ENRG berfokus meningkatkan produksi melalui pengembangan sejumlah temuan minyak dari aset migas yang dimiliki perseroan.

Baca Juga:
ENRG Rights Issue Rasio 2:1, BEI Umumkan Harga Teoretis Sahamnya Segini

Dalam 18 bulan terakhir, ENRG mencatatkan temuan minyak sebesar 31 juta barel di Blok Malacca Strait, 20 juta barel di Blok Bentu, dan 15 juta barel di Blok South CPP.

Syailendra mengungkapkan, perseroan telah memulai produksi dari temuan minyak di Blok Bentu dan Blok Malacca Strait.

Selain mengembangkan aset eksisting, ENRG mengakuisisi aset migas baru milik HighPeak Energy Inc, perusahaan minyak dan gas bumi yang tercatat di bursa Nasdaq dan beroperasi di Texas, Amerika Serikat.

"Transaksi investasi ini dapat diselesaikan sebelum akhir 2026. ENRG berharap kolaborasi dengan HighPeak dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," tuturnya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menpar sambut Eiger Nature sebagai wisata alam baru di Bogor
• 23 jam lalu
0
thumb
Nova Arianto Siapkan TC Timnas Indonesia U-20 di Turki, Jajal Yordania dan AS
• 7 jam lalu
0
thumb
Peugeot Kenalkan Django Evo 125, Baru Bisa Dipesan di GAW X IMOS 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
160 Nama FF yang Bagus, Cool dan Pro 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
BNPB Sebut Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi dan Helikopter untuk Tangani Karhutla
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.