UVCR Bakal Private Placement 200 Juta Saham, Dana Disiapkan untuk Modal Kerja dan Ekspansi

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), pengelola platform Ultra Voucher, memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Oktober 2026. Perseroan berencana menerbitkan maksimal 200 juta saham baru untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan bisnis.

Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk Hady Kuswanto mengatakan persetujuan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat permodalan dan memperluas ekosistem layanan voucher digital, gift card, rewards, dan loyalty.

“Persetujuan pemegang saham atas rencana PMTHMETD merupakan langkah penting bagi Perseroan dalam memperkuat fondasi untuk pertumbuhan bisnis ke depan. Kami akan terus berfokus pada pengembangan ekosistem Ultra Voucher, memperluas peluang bisnis, serta meningkatkan relevansi solusi voucher digital, gift card, rewards, dan loyalty bagi konsumen maupun mitra korporasi,” ujar Hady dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).

Rencana penerbitan saham baru tersebut akan dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan pasar modal dan memenuhi persyaratan yang berlaku. Perseroan belum merinci harga pelaksanaan, calon investor yang akan menyerap saham baru, maupun target dana yang hendak dihimpun melalui aksi korporasi tersebut.

Dana hasil PMTHMETD direncanakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan mendukung pengembangan usaha. Penggunaannya mencakup aktivitas perdagangan voucher digital, pengembangan produk dan layanan berbasis teknologi, kegiatan pemasaran, serta perluasan pasar.

Direktur PT Trimegah Karya Pratama Tbk Riky Boy H. Permata menyatakan pendanaan tersebut diharapkan memberi fleksibilitas bagi perusahaan dalam menjalankan prioritas bisnis.

“Dari sisi pengembangan usaha, rencana PMTHMETD diharapkan dapat memberikan alternatif pendanaan untuk mendukung kebutuhan operasional, pengembangan aset, produk, dan layanan, serta perluasan pasar sesuai dengan prioritas bisnis Perseroan,” kata Riky.

Dia menambahkan, penggunaan dana akan dilakukan secara terukur sesuai rencana yang ditetapkan dan ketentuan yang berlaku. Perseroan juga menyatakan akan menjalankan tahapan aksi korporasi dengan memperhatikan transparansi dan tata kelola perusahaan.

Meski telah memperoleh persetujuan RUPSLB, pelaksanaan PMTHMETD masih harus mengikuti tahapan dan persyaratan yang berlaku di pasar modal, termasuk penyampaian keterbukaan informasi.

Perseroan mengakui penerbitan saham baru berpotensi menimbulkan dilusi terhadap persentase kepemilikan pemegang saham yang tidak berpartisipasi dalam aksi korporasi tersebut. Besaran dilusi nantinya akan bergantung pada jumlah saham yang diterbitkan dan struktur kepemilikan setelah pelaksanaan PMTHMETD.

Baca Juga: Usai Private Placement, GPSO Bidik Bisnis Manufaktur Terpadu

Baca Juga: Izin Private Placement Besok, Emiten Raffi Ahmad (VISI) Siap Caplok 72,91% Saham RS Hasna Medika

Bagi investor, sejumlah aspek yang perlu dicermati antara lain harga penerbitan saham baru, jumlah saham yang benar-benar diterbitkan, pihak yang menyerap saham, serta efektivitas penggunaan dana untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Ultra Voucher merupakan perusahaan teknologi yang berdiri sejak 2016 dan bergerak di bidang rewards dan loyalty. Perseroan menjalankan dua lini bisnis utama, yakni Ultra Voucher untuk segmen business-to-consumer (B2C) dan Ultra Voucher for Business untuk segmen business-to-business (B2B).

Berdasarkan keterangan perusahaan, platform tersebut menyediakan pilihan voucher dari lebih dari 1.000 merek dan melayani lebih dari 700 perusahaan. Melalui PMTHMETD, UVCR berharap dapat memperkuat kapasitas operasional sekaligus memperluas peluang bisnis di sektor voucher digital dan loyalitas pelanggan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jamkrindo Pacu Penguatan Bisnis dan Optimalisasi Portofolio untuk Perkuat Industri Penjaminan
• 5 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Ruko Warung Kelontong di Jambi, Remaja 15 Tahun Tewas di Kamar Mandi
• 20 jam lalu
0
thumb
BMKG Beri Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob, Masyarakat Diimbau Berhati-hati
• 11 jam lalu
0
thumb
Luxeed Siapkan 6 Mobil Listrik Global, Termasuk Stormax dan LLounge
• 10 jam lalu
0
thumb
Balas Calvin Cheng, Meutya Ingatkan: Tidak Perlu Geram, 80% Konektivitas Singapura Lewat Perairan RI
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.