Satpol PP Soal Es Jeruk Rp 20 Ribu di Malioboro: Kini Pedagang Sudah Pampang Harga

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Satpol PP Kota Yogyakarta memastikan semua pedagang es jeruk gerobak di wilayah Malioboro sudah memasang daftar harga menyusul kasus viral es jeruk Rp 20 ribu yang dikeluhkan wisatawan.

"Hasil koordinasi dengan UPT PKCB Disbud, informasinya ada lima terduga pelaku dan pasca-viral semua memasang tarif," kata Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, dikonfirmasi kumparan, Rabu (28/10).

Octo mengatakan belum mengetahui pedagang mana yang dikeluhkan wisatawan tersebut. Namun, ia mengatakan semua pedagang telah diberi pembinaan.

"Kami belum tahu pelaku yang kemudian menjual harga di atas harga wajar yang mana. Pembinaan yang bisa kami lakukan sebatas peringatan untuk memasang harga produk," ujarnya.

Di sisi lain, Octo mengatakan juga tidak ada informasi yang jelas ciri-ciri pedagang yang dimaksud wisatawan tersebut.

"Mengingat tidak ada informasi pelaku nuthuk yang mana di antara 5 ini, maka semuanya kami lakukan pembinaan dan stressing untuk selalu memasang serta mematuhi tarif/harga produk yang sudah dipasang," tegasnya.

Kata Pedagang di Malioboro

Pada Rabu (28/10/2026), kumparan menyusuri kawasan Malioboro untuk mencari pedagang yang dimaksud.

Tri, salah satu pedagang es jeruk gerobakan di kawasan Malioboro tepatnya di Jalan Pabringan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, pedagang yang dimaksud sedang tak berjualan. Biasanya pedagang tersebut berjualan di malam hari.

"Orangnya nggak dagang. Shift malam biasanya," kata Tri.

Tri mengatakan peristiwa yang viral itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara penjual dengan pembeli.

"Yang penjual sama pembelinya itu belum komunikasi dulu. Langsung sama penjual itu dibikinkan yang [jeruk] sunkist. Yang beli tidak tahu itu sunkist. Jadi dia bilangnya tidak sunkist," katanya.

Soal harga Rp 20 ribu, Tri mengatakan harga tersebut wajar karena jeruk yang digunakan adalah jeruk sunkist. Sementara itu, untuk jeruk pontianak harganya Rp 10 ribu.

"Miskomunikasi harga saja. Sebenarnya harganya, harga biasa untuk Rp 20 ribu itu sunkist biasa. Yang Rp 20 ribu yang sunkist, yang Rp 10 ribu yang pontianak," katanya.

Harga Diturunkan, Daftar Harga Dipasang

Setelah peristiwa viral itu, Tri mengatakan para pedagang menurunkan harga es jeruk sunkist ke harga Rp 15 ribu.

"Semuanya jualnya Rp 20 ribu. Saya turunkan dulu," katanya.

Selain itu, pantauan kumparan dua penjual es jeruk gerobakan yang berjualan memasang daftar harga masing-masing Rp 10 ribu untuk jeruk pontianak dan Rp 15 ribu untuk jeruk sunkist.

"Biar milih saja, yang beli tidak kaget gitu. (Selama ini) kemarin tidak dikasih. Cuma ditawarin dulu kalau saya," katanya. Mau yang Rp 15 ribu atau Rp 20 ribu," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Putar Bisnis dari Bos Kayu Jati, Jadi Kolektor Motor Jadul Legendaris!
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Cegat Rombongan Mahasiswa yang Bergerak ke Bundaran HI
• 5 jam lalu
0
thumb
Harga Minyak Turun Hampir 2 Persen, Risiko Perang Iran Masih Bayangi Pasokan
• 13 jam lalu
0
thumb
Laba Antam (ANTM) Naik 46 Persen Jadi Rp9,66 Triliun hingga September 2026
• 13 jam lalu
0
thumb
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.