Peringati Sumpah Pemuda, Bupati Torut Lepas 257 Kontingen PORPROV XVIII

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA — Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Toraja Utara dirangkaikan dengan pelepasan kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (28/10/2026), melalui upacara yang dipimpin Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, selaku pembina upacara.

Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, pengabdian, dan kepedulian generasi muda. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga melepas 257 anggota kontingen Toraja Utara untuk mengikuti PORPROV XVIII Sulawesi Selatan.

Dalam amanatnya, Frederik membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata.

Sumpah Pemuda disebut sebagai ikrar yang menyatukan berbagai perbedaan dan menguatkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, Indonesia. Semangat tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga tercermin dalam karakter generasi penerus bangsa.

Amanat itu juga menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan yang dimiliki. Kualitas manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, kegigihan, dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam membangun bangsa.

Karena itu, pemuda Indonesia diharapkan memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti menunjukkan kecintaan kepada negara melalui pengabdian nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Sementara berempati berarti mampu memahami keadaan orang lain dan bersedia membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pesan tersebut juga mengingatkan bahwa semangat kebangsaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama. Kemajuan yang tidak disertai nilai kemanusiaan dinilai belum mencerminkan pembangunan yang sesungguhnya.

Usai upacara, Frederik menyerahkan cincin cendera mata kepada 24 aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purna bakti. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan resmi kontingen Toraja Utara yang akan berlaga pada PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Ajang olahraga tingkat provinsi itu dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone. Kontingen Toraja Utara akan mengikuti 20 cabang olahraga dengan total 257 anggota, termasuk 110 atlet yang akan berjuang membawa nama daerah.

Sebanyak 20 cabang olahraga yang diikuti meliputi tinju, muaythai, tenis lapangan, atletik, biliar, catur, bulu tangkis, panahan, karate, sepak takraw, menembak, balap motor, taekwondo, petanque, wushu, bola basket, panjat tebing, pencak silat, tarung derajat, dan kick boxing.

PORPROV merupakan ajang olahraga tingkat provinsi yang digelar setiap empat tahun sekali. Selain menjadi wadah kompetisi bagi para atlet, kegiatan ini juga menjadi salah satu tolok ukur perkembangan olahraga di Sulawesi Selatan.

Melalui keikutsertaan dalam ajang tersebut, kontingen Toraja Utara diharapkan mampu mempersiapkan diri secara optimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada sekolah-sekolah yang meraih prestasi dalam Lomba Drumband/Marching Band tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026.

Penetapan peringkat dan juara lomba tersebut mengacu pada Lampiran Keputusan Bupati Toraja Utara Nomor 84/420/DP-TU/SD/VIII/2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Penetapan Peringkat/Juara Kegiatan Lomba Drumband/Marching Band Jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026.

Pada jenjang sekolah dasar, SD Negeri 2 Rantepao meraih juara pertama, disusul SD Negeri 4 Rantepao sebagai juara kedua dan SD Negeri 3 Rantepao sebagai juara ketiga. Juara harapan masing-masing diraih MIS Rantepao, SD Negeri 8 Rantepao, dan SD Kristen Makale 2.

Untuk jenjang sekolah menengah pertama, SMP Negeri 1 Rantepao berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati SMP Kristen Sa’dan, sedangkan juara ketiga diraih SMP Negeri 2 Rantepao. Adapun juara harapan diraih SMP Negeri 3 Sa’dan Bunao, SMP Negeri 1 Sa’dan, dan SMP Negeri 1 Buntu Pepasan.

Sementara itu, pada jenjang SMA/SMK, SMA Negeri 1 Toraja Utara keluar sebagai juara pertama. SMK Kristen Harapan Rantepao menempati posisi kedua dan SMA Kristen Rantepao meraih juara ketiga. Juara harapan masing-masing diraih SMA Negeri 2 Toraja Utara, SMK Kristen Tagari Rantepao, dan SMK Negeri 1 Toraja Utara.

Rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk mendorong generasi muda terus berprestasi, baik melalui pengabdian kepada masyarakat maupun melalui bidang olahraga dan pendidikan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kasus Kuota Haji Tambahan, Tim Auditor BPK Tak Temukan Aliran Dana kepada Gus Yaqut
• 15 jam lalu
0
thumb
Perkiraan Curah Hujan Awal November 2026, Cek Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
• 10 jam lalu
0
thumb
Bukan Bansos, Menko Muhaimin Dorong Pemberdayaan Masyarakat
• 19 jam lalu
0
thumb
Kemen PPPA catat pekerja anak dan perkawinan anak menurun
• 18 jam lalu
0
thumb
Hari Ketiga Operasi Patuh, Polda Riau Tindak 171 Pelanggar Lalu Lintas
• 53 menit lalu
0
Berhasil disimpan.