Satgas Darat Karhutla Kalteng Masih Berjibaku Lakukan Pendinginan Area Gambut

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) membuahkan hasil dengan turunnya hujan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, selama dua hari terakhir. Meski sukses menipiskan kepekatan kabut asap di udara, hujan singkat ini terbukti belum mampu mengakhiri bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di area lahan gambut.

Relawan sekaligus anggota BPBD Kota Palangka Raya, Muhammad Haikael Febrianto, melaporkan bahwa curah hujan yang turun masih terlampau minim untuk memadamkan sebaran titik api.

"Kalau menurut saya titik api menurun itu enggak. Cuman kurang lama aja hujannya, terjadi sekitar jam 03.00 sampai jam 03.30, sekitar 30 menitan," ungkap Haikael dalam dialog Primetime News, Metro TV, Selasa 27 Oktober 2026. 

Singkatnya durasi guyuran hujan membuat air tidak mampu meresap jauh ke bawah permukaan tanah gambut. Menyikapi kondisi ini, Satgas Darat Karhutla Kalteng tetap disiagakan untuk melakukan proses pendinginan secara manual di lokasi-lokasi rawan. Namun, upaya ini terkendala oleh akses logistik dasar. 
 

Baca Juga :

Hujan Sudah Turun, Mengapa Asap Karhutla Masih Muncul Lagi?


Sementara, Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Daryono, menggarisbawahi bahwa efektivitas hujan tidak sekadar diukur dari kehadirannya.

"Hujan memang sangat membantu menekan titik panas karena dapat meningkatkan kelembapan vegetasi dan tanah, serta menurunkan suhu. Namun, efektivitasnya sangat tergantung pada intensitas. Jadi tidak sekadar lihat hujannya, tapi apakah intensitasnya seperti apa, durasinya, dan luas cakupan hujannya," urai Daryono.

Daryono mengingatkan seluruh pihak untuk tidak menurunkan kewaspadaan hanya karena kabut asap mulai menipis. Langkah pemadaman darat harus terus dilakukan hingga api dinyatakan padam total.

"Hujan membantu pengendalian karhutla, tetapi keberhasilannya harus dibuktikan melalui penurunan titik panas, luas kebakaran aktif, dan kondisi kelembapan lahannya," pungkas Daryono.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ada Demo Hari Sumpah Pemuda di Jakarta, Hindari 4 Lokasi Ini
• 15 jam lalu
0
thumb
Dalih Khilaf, Tersangka Pembunuhan Istri Siri-Anak di Madiun Minta Maaf
• 6 jam lalu
0
thumb
Viral Pemotor Pukul Pengemudi Mobil Hingga Kepala Bocor di Semarang
• 22 jam lalu
0
thumb
Komplotan Penipu Online di Tebing Tinggi Ditangkap, Modus Tawarkan Mobil Lelang Kejaksaan
• 20 jam lalu
0
thumb
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Gunung Kidul
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.