RI dan Singapura Akan Kerja Sama Berantas Praktik Under-Invoicing

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir atau Tata menyatakan Indonesia membuka membuka peluang kerja sama dengan Singapura untuk memberantas praktik manipulasi penurunan nilai faktur atau under-invoicing. Hal ini dinilainya telah menggerus penerimaan negara.

Hal diungkapkan setelah pertemuan bilateral bersama Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026). Katanya kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang setelah kedua pihak sepakat membuat satuan tugas bersama (joint task force) untuk menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kerja sama ini adalah langkah awal. Harapan kami, langkah ini juga dapat membuka jalan untuk mengatasi tantangan bersama lainnya seperti manipulasi penurunan nilai faktur (under-invoicing)," kata Tata dalam joint press statment di Kemenlu, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).

Baca juga: Singapura Ancam Langkah Hukum-Ekonomi ke Korporasi Pemicu Karhutla

Tata mengatakan, praktik under-invoicing merugikan negara. Sebab praktik mengurangi penerimaan yang seharusnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.

"Praktik-praktik tersebut menguras penerimaan negara yang semestinya digunakan untuk membangun sekolah, rumah sakit, dan membantu ketahanan pangan rakyat kita," imbuh dia.

Baca juga: Menlu Tata Tegaskan RI Dukung Singapura Pimpin ASEAN 2027, Harap Tetap Solid

Tata menambahkan, upaya satgas ini diawali dengan upaya menelusuri korporasi yang diduga terlibat dalam karhutla. Tujuan dari satgas tersebut untuk pertukaran informasi, intelijen keuangan, hingga pengumpulan bukti lintas negara.

"Asap dapat melintasi batas negara, begitu pula aliran dana. Oleh karena itu, kita harus menelusuri jejak keuangan (money trail) yang ditinggalkan oleh perusahaan-perusahaan ini," jelas Tata.

Baca juga: Menlu Singapura: El Nino Fenomena, Karhutla Disebabkan Aksi Manusia




(tsy/zap)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saat Menlu Tata Bertemu Menlu Singapura
• 5 jam lalu
0
thumb
Schneider Electric Catat Kemajuan Kinerja Keberlanjutan Q3 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Sempat Dikira T.Rex, Kerangka Nanotyrannus Jodi Dilelang Rp108 Miliar di New York
• 8 jam lalu
0
thumb
Potret Kebakaran Besar di Pemukiman Kumuh Gangnam Korea
• 12 jam lalu
0
thumb
Bulog sebut cadangan beras RI unggul jauh di Asia Tenggara
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.