Pantau - Pengadilan Brasil memerintahkan senator sekaligus politikus sayap kanan Flavio Bolsonaro menyerahkan seluruh paspornya, termasuk paspor diplomatik, menyusul penyelidikan dugaan pencucian uang setelah dirinya kalah dalam pemilihan presiden Brasil.
Perintah tersebut dikeluarkan ketika Kepolisian Federal Brasil tengah menyelidiki dugaan keterlibatan Bolsonaro bersama seorang pengacara bernama Willer Tomaz dalam skema pencucian uang.
Berdasarkan laporan media Brasil G1, penyelidikan tersebut mencakup penelusuran hubungan keuangan antara Bolsonaro dan Tomaz.
Bolsonaro membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai "berita palsu".
Pengadilan Brasil Perintahkan Bolsonaro Serahkan Semua PasporPengadilan Brasil memerintahkan Flavio Bolsonaro menyerahkan seluruh dokumen paspor yang dimilikinya dalam rangka proses penyelidikan.
Perintah tersebut juga berlaku terhadap paspor diplomatik yang berada dalam penguasaannya.
Langkah itu dilakukan seiring penyelidikan Kepolisian Federal Brasil terhadap dugaan pencucian uang yang melibatkan Bolsonaro dan Willer Tomaz.
Hingga laporan tersebut disampaikan, penyelidikan masih berfokus pada dugaan hubungan keuangan antara kedua pihak.
Polisi Selidiki Perusahaan Taruhan Rede LotoPenyelidikan terhadap Willer Tomaz bermula ketika aparat menemukan bukti bahwa pengacara tersebut mengendalikan perusahaan taruhan bernama Rede Loto.
Perusahaan tersebut diketahui memperoleh izin operasional dari pemerintah negara bagian Rio de Janeiro pada Mei 2023.
Temuan itu kemudian menjadi bagian dari penyelidikan lebih lanjut yang dilakukan Kepolisian Federal Brasil.
Dengan persetujuan pengadilan, penyidik memeriksa pesan elektronik, surat elektronik, serta sejumlah data lain dari telepon milik Tomaz.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan keterkaitan keuangan antara pihak-pihak yang sedang diselidiki.
Penyidik Temukan Dugaan Hubungan Finansial dan Perjalanan Luar NegeriBerdasarkan analisis terhadap data elektronik yang diperoleh, penyidik menemukan indikasi hubungan finansial antara Willer Tomaz dan Flavio Bolsonaro.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa keduanya melakukan sedikitnya lima perjalanan ke luar negeri pada semester pertama 2025.
Temuan mengenai perjalanan bersama itu menjadi salah satu informasi yang diperiksa dalam penyelidikan dugaan pencucian uang.
Namun, laporan tersebut belum memerinci nilai transaksi keuangan yang sedang ditelusuri maupun dugaan peran masing-masing pihak dalam skema tersebut.
Bolsonaro sendiri menolak tuduhan yang diarahkan kepadanya dan menyebutnya sebagai "berita palsu".
Flavio Bolsonaro Kalah dari Lula da Silva dalam Pilpres BrasilPenyelidikan terhadap Flavio Bolsonaro berlangsung setelah dirinya mengalami kekalahan dalam pemilihan presiden Brasil.
Putaran kedua pemilihan presiden yang digelar pada Minggu (25/10/2026) dimenangi oleh petahana Luiz Inacio Lula da Silva.
Bolsonaro sebelumnya maju sebagai kandidat dari Partai Liberal (PL) dalam pemilihan tersebut.
Pada 25 Oktober 2026, ia juga menghadiri kegiatan kampanye bertajuk "Bloquinho 22" di Barra da Tijuca, Rio de Janeiro.
Kasus dugaan pencucian uang yang menyeret namanya kini masih berada dalam tahap penyelidikan oleh Kepolisian Federal Brasil.





Komentar (0)