JAKARTA, KOMPAS.TV - Prakiraan cuaca BMKG yang berlaku besok Rabu (28/10/2026) memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi di empat kota: Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Bandung, dan Banjarmasin.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Semarang dan Yogyakarta. Sejumlah kota lainnya diprakirakan mengalami hujan ringan, berawan tebal, udara kabur, hingga asap atau kabut.
Prakirawan BMKG Zen Putri menyampaikan, dinamika atmosfer di sejumlah wilayah perairan berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan.
Baca Juga: Sejumlah Wilayah Masuki Musim Hujan November 2026, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem
"Sirkulasi siklonik saat ini terpantau terbentuk di wilayah perairan utara Aceh dan juga di Samudra Pasifik sebelah utara dari Papua Barat Daya," kata Zen dalam video prakiraan cuaca BMKG yang dirilis Selasa (27/10/2026).
Menurut Zen, sistem tersebut membentuk daerah perlambatan dan percepatan angin di sejumlah wilayah perairan dan sekitarnya.
"Kondisi ini dapat mendukung pertumbuhan awan hujan, sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah-wilayah sekitarnya," ujarnya.
Prakiraan Cuaca Kota Besar di IndonesiaDi Pulau Sumatera, hujan ringan diprakirakan terjadi secara umum. Namun, masyarakat di Tanjung Pinang dan Bandar Lampung diminta mewaspadai potensi hujan petir.
Bergeser ke Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan petir berpotensi terjadi di Bandung. Adapun Semarang dan Yogyakarta diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Hujan ringan berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Mataram. Sementara itu, cuaca di Kupang diprakirakan berawan tebal.
Di Kalimantan, potensi hujan petir perlu diwaspadai di Banjarmasin. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Pontianak, Palangka Raya, dan Tanjung Selor, sedangkan Samarinda berpotensi mengalami udara kabur.
Baca Juga: Hujan Ekstrem Guyur Aceh dan Sumatera Utara, BMKG: Bukan Disebabkan Siklon Tropis ARNAB
Untuk wilayah Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju. Makassar dan Manado diprakirakan berawan tebal, sementara Palu dan Gorontalo berpotensi mengalami udara kabur. Adapun Kendari berpotensi mengalami asap atau kabut.
Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua secara umum diprakirakan mengalami hujan ringan. Ternate berpotensi mengalami cuaca berawan tebal.
BMKG Ingatkan Potensi Awan CumulonimbusBMKG juga mengingatkan potensi awan Cumulonimbus di sejumlah wilayah perairan dan daratan.
Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, serta sejumlah wilayah Sumatera.
Potensi awan tersebut juga disebut terdapat di Laut Jawa bagian barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kalimantan, Selat Karimata, serta sejumlah wilayah Papua.
Zen mengimbau masyarakat pengguna transportasi udara untuk mengikuti informasi terbaru dari pihak bandara dan maskapai penerbangan.
"Untuk itu selalu ikuti informasi terbaru dari bandara maupun maskapai penerbangan," kata Zen.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Kota Besar di Indonesia Besok Rabu 28 Oktober 2026: Ini Wilayah yang akan Hujan
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter dan Banjir RobBMKG turut mengingatkan nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi laut terhadap potensi gelombang tinggi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Dalam video prakiraan tersebut, Zen menyebut gelombang laut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
"Waspadai potensi gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di wilayah Samudra Hindia selatan dari Jawa Timur," ujarnya.
Selain gelombang tinggi, masyarakat pesisir juga diminta mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah.
Wilayah pesisir yang disebut dalam prakiraan meliputi Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.
Zen mengingatkan masyarakat pesisir agar menyesuaikan kegiatan dengan kondisi pasang air laut.
"Masyarakat pesisir juga diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena terdapat potensi terjadi banjir rob di wilayah Sumatera Utara, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Timur, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Utara, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Sulawesi Utara, dan pesisir Maluku," ujar Zen.
Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem 27 Oktober-2 November 2026, BMKG: Siaga Hujan Lebat di Sejumlah Provinsi
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem LokalMeski kondisi kering masih mendominasi, BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi secara lokal.
"Meskipun cuaca kering masih mendominasi, waspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masih berpotensi terjadi secara lokal," ujar Zen.
BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diimbau memantau perkembangan informasi cuaca dan menyesuaikan aktivitas maupun perjalanan dengan kondisi terkini.
Baca Juga: BMKG Rilis Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan: Awal November Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- prakiraan cuaca BMKG
- cuaca besok
- hujan petir
- cuaca Indonesia
- gelombang tinggi
- banjir rob






Komentar (0)