Tekan Ketergantungan pada Dolar AS, BI Proyeksikan Transaksi LCT Tembus USD55 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

BI memperkuat pemanfaatan mekanisme Local Currency Transaction (LCT) sebagai wadah utama penyelesaian transaksi ekspor dan investasi.

Tekan Ketergantungan pada Dolar AS, BI Proyeksikan Transaksi LCT Tembus USD55 Miliar. Foto: Freepik.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) memperkuat pemanfaatan mekanisme Local Currency Transaction (LCT) sebagai wadah utama penyelesaian transaksi ekspor dan investasi guna menekan ketergantungan pada dolar AS.

Kebijakan diversifikasi penggunaan mata uang bersama enam hingga tujuh negara mitra dagang utama ini diperkirakan mencatat lonjakan nilai transaksi lebih dari dua kali lipat dibanding capaian tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Purbaya Pilih Skema LCT untuk Penerbitan Panda Bond

"Saat ini transaksinya diperkirakan mencapai USD55 miliar pada akhir tahun, melesat dari realisasi tahun lalu yang baru sekitar USD25 miliar, dengan kontribusi terbesar berasal dari China," ujar Gubernur BI, Destry Damayanti dalam acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF), Jakarta, Senin (26/10/2026).

Penguatan skema mata uang lokal tersebut digencarkan di tengah tekanan sektor eksternal yang membayangi ketahanan neraca pembayaran Indonesia dalam menghadapi dinamika multilateral. Kerentanan ekonomi tersebut tampak dari melebarnya jurang selisih transaksi berjalan yang memperlemah posisi devisa nasional.

Baca Juga:
Amankan Likuiditas dan Stabilitas Rupiah, BI Tambah Insentif Lindung Nilai dan LCT

"Tantangan utama Bank Indonesia saat ini ada di sektor eksternal dan neraca pembayaran ekspor-impor, terlebih defisit transaksi berjalan kita pada kuartal kedua kemarin sudah menembus di atas 3 persen," kata Destry.

Baca Juga:
Lampaui 2025, Transaksi LCT Tanpa Dolar AS Tembus USD49,4 Miliar

Tekanan neraca tersebut salah satunya dipicu oleh tingginya beban impor energi, yang kini mulai ditekan lewat implementasi bauran energi domestik seperti mandatori B50 dan etanol E20. Upaya menahan rembesan devisa migas ini dijalankan beriringan dengan perluasan pasar luar negeri agar nilai tukar rupiah tetap berada dalam posisi yang seimbang.

"Impor energi benar-benar membebani devisa dan berimbas langsung ke mata uang kita, itulah mengapa strategi promosi ekspor dan substitusi impor kini menjadi kunci," ujar dia.

Selain memperdalam instrumen LCT untuk perdagangan dan investasi, otoritas moneter memperluas integrasi sistem pembayaran melalui konektivitas QRIS Cross-Border yang telah beroperasi di tujuh negara. Jalur diplomasi langsung ini kian diminati kawasan regional, tecermin dari langkah proaktif sejumlah bank sentral asing yang mendatangi BI untuk menjalin integrasi serupa.

"Singapura bersiap menyusul masuk ke skema LCT setelah sebelumnya terhubung QRIS, sementara India berencana bergabung di kedua instrumen tersebut karena pendekatan bilateral memang jauh lebih efektif," kata Destry.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemkab Batang Hari Turunkan Status Karhutla dari Tanggap Darurat Jadi Siaga, Titik Api Aktif Nihil
• 6 jam lalu
0
thumb
Manajer Ducati Sebut Jorge Martin Lakukan Kesalahan Fatal
• 13 jam lalu
0
thumb
Malaysia minta penjelasan Myanmar soal 300 pengungsi yang ditahan
• 21 jam lalu
0
thumb
ASEAN Terancam Defisit Gas, Pertamina Bidik Potensi Biomethane dari Limbah Sawit
• 6 jam lalu
0
thumb
Sultan HB X Tak Permasalahkan TKD untuk Markas Kodam: Administrasi Harus Jalan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.