Foto: Bertahun-tahun Tak Diklaim, 22 Jenazah Telantar Dikremasi di Bali

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pemuka agama Hindu memimpin ritual dalam prosesi kremasi massal terhadap jenazah telantar di Yayasan Dharma Kerti, Desa Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (27/10).

Sebanyak 22 jenazah yang disimpan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar sejak 2023 hingga 2026 mengikuti prosesi tersebut. Terdiri dari 13 jenazah dewasa dan sembilan jenazah bayi berusia 9 hingga 130 hari, termasuk tujuh warga negara asing (WNA) asal Belanda, Amerika Serikat, dan Australia yang tidak diklaim pihak keluarga.

Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, menyebut total biaya penanganan 22 jenazah tersebut mencapai sekitar Rp 4 miliar, mencakup perawatan hingga penitipan di kamar jenazah.

Prosesi kremasi dilakukan melalui kolaborasi rumah sakit dan Pemerintah Provinsi Bali. Mulai 2027, pemulasaran jenazah telantar direncanakan berlangsung dua kali setahun untuk mengurangi penumpukan jenazah di rumah sakit.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Driver Ojol Korban Dilindas BYD di Jaksel Bakal Dipindah ke RS Polri
• 3 jam lalu
0
thumb
KPK Kembali Periksa Sestama BNPB Terkait Kasus Korupsi DSP
• 4 jam lalu
0
thumb
Atlet Selam Tewas saat Porprov, Komisi X Minta Perhatian Kemenpora
• 21 jam lalu
0
thumb
Sindir Bekasi soal Tak Kunjung Dibangun Halte Transjabodetabek, Pramono: DKI Jakarta yang Bangun Nanti Salah!
• 7 jam lalu
0
thumb
Imigrasi Ngurah Rai Amankan 17 WNA Malaysia dan Singapura yang Diduga Jalankan Bisnis Pinjol Ilegal di Bali
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.