Jakarta, VIVA – Perawatan dan pengobatan Hasan Syukur (56) seorang ojek online (ojol) korban kecelakaan beruntun oleh sopir BYD di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) akan dipindah ke RS Polri Kramat Jati.
Rencana pemindahan tengah diproses setelah instruksi dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang memastikan Polri bakal menanggung biaya perawatan Hasan sampai dinyatakan pulih.
“Rencana pemindahan akan dipertimbangkan di kemudian hari setelah adanya evaluasi medis dari pihak RS Fatmawati (selaku yang merawat Hasan),” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dikonfirmasi pada Selasa (27/10/2026).
Meski begitu, Adiel menyampaikan keluarga dari Hasan telah menyetujui untuk pemindahan perawatan ke RS RS Polri Kramatjati. Namun masih menunggu persetujuan evaluasi medis dari RS. Fatmawati.
“Pasien belum bisa dilaksanakan pemindahan saat ini mengingat kondisi belum sepenuhnya stabil,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46) yang melindas pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), negatif narkoba dan alkohol.
"Itu (pengemudi) udah diperiksa (tes urine), negatif. Sama alkohol udah juga, negatif semua," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (24/10/26).
Dia menyebutkan S diduga kaget setelah menyenggol mobil di sampingnya sehingga membanting setir ke kiri.
Mobil yang dikemudikannya kemudian kehilangan kendali dan menabrak pengemudi ojol berinisial HS (56).






Komentar (0)