Jelang Akhir Tahun, Polri Gelar Operasi Patuh 2026

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Menjelang penutupan tahun, peningkatan mobilitas masyarakat serta libur panjang biasanya cukup masif. Hal ini membuat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali mengagendakan penegakan hukum dan kedisiplinan berlalu lintas. Korlantas Polri resmi menggelar Operasi Patuh 2026 yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Operasi ini digelar bukan sekadar untuk menindak pelanggar, melainkan sebagai langkah preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran hukum pengendara di jalan raya.

Fokus Sasaran Pelanggaran dalam Operasi Patuh 2026
Dalam pelaksanaan Operasi Patuh tahun ini, petugas di lapangan akan mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap sejumlah pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan fatal. Beberapa sasaran prioritas meliputi:

-Pengendara Motor Tanpa Helm SNI: Melindungi pengendara dari risiko cedera kepala fatal saat terjadi benturan.

-Penggunaan Ponsel Saat Berkendara: Aktivitas berkirim pesan atau menelepon tanpa alat hands-free sangat mengganggu konsentrasi pengemudi.
 

Baca Juga :

Polisi Menunda Operasi Patuh Jaya 2026


-Melawan Arus Lalu lintas: Pelanggaran paling berbahaya yang kerap memicu tabrakan adu kambing (head-on collision).

-Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol: Membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain secara masif.

-Melebihi Batas Kecepatan Maksimal: Terutama bagi pengemudi yang melintas di jalan tol atau jalur arteri luar kota.

-Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman (Seatbelt): Berlaku wajib bagi pengemudi dan penumpang di kursi depan kendaraan roda empat.

-Penggunaan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis (Knalpot Brong): Menimbulkan polusi suara yang meresahkan masyarakat sekitar.

Sistem Penindakan: Kombinasi ETLE dan Humanis
Berbeda dengan operasi kepolisian di masa lalu yang didominasi oleh razia stasioner (razia dadakan di pinggir jalan), Operasi Patuh 2026 memaksimalkan penggunaan teknologi modern.

-ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement): Penindakan tilang elektronik, baik melalui kamera statis (ETLE Statis) di titik-titik strategis maupun kamera mobile yang dibawa oleh petugas patroli, akan menjadi andalan utama. Surat konfirmasi pelanggaran akan dikirimkan langsung ke alamat pemilik kendaraan yang terdaftar.
 

Baca Juga :

Daftar Sasaran Tilang ETLE dan Nonelektronik Operasi Patuh Lodaya 2026


-Tindakan Edukatif: Petugas di lapangan tetap dibekali kewenangan untuk memberikan teguran simpatik serta edukasi langsung kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan.

Imbauan untuk Para Pengendara
Dengan digelarnya Operasi Patuh 2026 ini, Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan—baik roda dua maupun roda empat—untuk senantiasa mengecek kelengkapan berkendara sebelum bepergian.

Pastikan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK masih berlaku, kelengkapan teknis kendaraan seperti lampu, rem, dan spion berfungsi normal, serta yang terpenting: selalu utamakan keselamatan diri dan orang lain di jalan raya, bukan sekadar takut karena ada razia polisi.

Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar formalitas demi menghindari sanksi!

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Jelang Akhir Tahun, Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Klik untuk baca: https://www.medcom.id/otomotif/mobil/gNQrponb-jelang-akhir-tahun-polri-gelar-operasi-patuh-2026

(UDA)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PHR24: Meramu harapan, mengangkat minyak yang terperangkap
• 13 jam lalu
0
thumb
Cak Imin Klaim 1,1 Juta Warga Keluar dari Miskin Ekstrem
• 1 jam lalu
0
thumb
SKK Migas Ungkap RI Tambah Impor Minyak dari UEA 30 Juta Barel
• 1 jam lalu
0
thumb
Pelaku Pembunuhan Bobotoh Persib Ditangkap, Umuh Muchtar Apresiasi Polresta Bogor
• 3 jam lalu
0
thumb
Saat Eksepsi Febrie Ditolak
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.