Karhutla di Kaleakan Toraja Utara, Petugas Padamkan Sisa Bara Api Secara Manual

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA — Sisa bara api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih ditemukan di sejumlah titik di wilayah Toraja. Di Kaleakan, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang 2 turun langsung untuk memadamkan bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sebanyak delapan personel KPH Saddang 2 melakukan pemadaman secara manual di kawasan perbatasan Toraja Utara dengan wilayah Palopo dan Luwu, Selasa (27/10/2026) siang.

Petugas menggunakan peralatan sederhana, termasuk kayu, untuk mematikan sisa bara api yang masih ditemukan di beberapa titik kawasan hutan.

Kepala KPH Saddang 2, Kornelia Pairunan, mengatakan secara umum kebakaran telah berhasil dipadamkan. Namun, sejumlah titik bara api masih perlu diwaspadai karena berpotensi kembali memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

“Tadi anggota sudah turun. Intinya, kami tetap memantau agar bara api yang menimbulkan asap pekat di hutan tidak kembali memantik kebakaran lainnya,” ujar Kornelia.

Menurutnya, pemantauan lanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berkembang menjadi titik kebakaran baru.

Kornelia mengakui keterbatasan jumlah personel dan peralatan menjadi tantangan dalam penanganan karhutla. Karena itu, pihaknya membutuhkan dukungan masyarakat untuk ikut mengawasi kondisi lingkungan di sekitar kawasan hutan.

Ia mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan titik api, asap tebal, atau tanda-tanda kebakaran di kawasan hutan maupun lahan.

“Walaupun personel dan alat tak banyak, tentu kami butuh peran masyarakat agar mengontrol dan melaporkan kepada kami dan Polsek terdekat,” tuturnya.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila muncul titik api baru. Pelaporan sejak dini juga dapat membantu petugas mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain.

Karhutla Jadi Perhatian

Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena api dapat meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, terutama apabila penanganan terlambat dilakukan.

Dalam penanganan sejumlah kasus karhutla, aparat penegak hukum juga dikabarkan telah memeriksa beberapa orang terkait dugaan pembakaran lahan. Dugaan tersebut berkaitan dengan aktivitas perambahan hutan secara ilegal dan masih memerlukan penanganan sesuai proses hukum yang berlaku.

Kornelia berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas dalam mengawasi kawasan hutan. Warga di sekitar lokasi juga diharapkan aktif menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi kebakaran.

Pemantauan dan pemadaman sisa bara api di Kaleakan menjadi bagian dari upaya mencegah karhutla kembali terjadi di wilayah Toraja Utara. Petugas pun diharapkan terus melakukan pengawasan hingga kondisi kawasan benar-benar aman dari potensi kebakaran susulan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Denny Sumargo Kaget Hasil Medical Checkup, Kolesterol Tinggi hingga Fungsi Ginjal Menurun
• 23 jam lalu
0
thumb
BRIN Miliki Empat Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Kebut Proses Riset
• 2 jam lalu
0
thumb
Pilu Dini Warga Asal Bogor Dibakar dan Digiling Suami Siri, Anak Juga Dibunuh
• 11 jam lalu
0
thumb
Dony Oskaria-Andre Rosiade Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Solusi Atasi Masalah di Sumbar
• 5 jam lalu
0
thumb
Menkomdigi Temui Kapolri di Mabes Polri, Kolaborasi Perkuat Keamanan Ruang Digital
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.