Partai Liberal Brasil Mengakui Kemenangan Lula, Flavio Bolsonaro Tetap Menolak

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Brasília: Partai Liberal Brasil (PL) secara resmi mengakui hasil pemilihan umum presiden putaran kedua yang mengukuhkan kemenangan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva atas kandidat mereka, Senator Flavio Bolsonaro.

Namun, Flavio tetap menolak mengakui kekalahan dan berencana mengajukan gugatan untuk membatalkan hasil pemilu.

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial pada Senin, Ketua PL Valdemar Costa Neto mengatakan partainya menerima hasil resmi yang disahkan Mahkamah Pemilihan Umum Brasil (TSE).

Meski demikian, PL akan meminta penjelasan mengenai belanja sosial pemerintah menjelang pemilu yang dijalankan Partai Pekerja (PT), partai pendukung Lula.

“Kami mengakui hasil pemilihan presiden sebagaimana diumumkan oleh Mahkamah Pemilihan Umum (TSE), tetapi kami meyakini bahwa berbagai kekhawatiran yang muncul perlu ditanggapi secara tepat melalui perdebatan politik yang seimbang dan demokratis,” tulis Costa Neto, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 27 Oktober 2026.

“Kami akan terus memantau perkembangan dan mencari jawaban dengan penuh tanggung jawab, transparansi, serta penghormatan terhadap lembaga-lembaga kami,” lanjutnya.

Pernyataan PL muncul tidak lama setelah Ketua TSE, Hakim Kassio Nunes Marques, mengonfirmasi hasil akhir pemilu. Nunes Marques merupakan hakim Mahkamah Agung Federal Brasil (STF) yang ditunjuk oleh mantan Presiden Jair Bolsonaro.

Ia menyatakan keyakinan penuh terhadap keseluruhan proses pemilu, sekaligus meredam spekulasi mengenai integritas sistem pemungutan suara elektronik. Flavio Bolsonaro Tetap Gugat Hasil Pemilu Lula meraih masa jabatan presiden keempatnya yang tidak berturut-turut dengan memperoleh 51,76 persen suara sah atau lebih dari 60 juta suara. Ia mengalahkan Flavio Bolsonaro yang meraih 48,24 persen suara.

Hasil tersebut menandai kebangkitan politik Lula setelah putaran pertama pada 4 Oktober, ketika Bolsonaro unggul hampir dua poin persentase.

Meski partainya telah mengakui hasil resmi, Flavio tetap menolak menerima kekalahan. Pada Senin, ia menyatakan akan melanjutkan upaya hukum untuk membatalkan hasil pemilu.

“Mustahil untuk mengakui pemilu dalam kondisi seperti ini. Saya akan meminta agar pemilu ini dibatalkan,” kata Bolsonaro dalam sebuah pernyataan.

Ia menuduh telah terjadi “penyalahgunaan kekuasaan politik dan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Dalam pesan video yang ditujukan kepada para pendukungnya pada Senin, Flavio juga mengumumkan rencana memanfaatkan peningkatan kekuatan kelompok konservatif di Kongres Nasional Brasil.

Ia berjanji mengerahkan blok sayap kanan untuk menjadikan Dewan Perwakilan dan Senat sebagai “benteng melawan barbarisme” yang menurutnya akan mewarnai masa jabatan Lula mendatang.

Costa Neto menyoroti kekuatan koalisi yang dipimpin PL di parlemen. Koalisi tersebut mencakup 121 anggota Dewan Perwakilan Federal, 29 senator, dan enam gubernur negara bagian.

Pimpinan PL menyatakan akan menempuh mekanisme resmi melalui lembaga terkait untuk menyampaikan keberatan mengenai belanja pemerintah menjelang pemilu.

Namun, partai tersebut tidak secara terbuka mendukung tuntutan Flavio Bolsonaro untuk membatalkan seluruh hasil pemilihan presiden.

Baca juga: Pemimpin Asia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Lula da Silva di Pilpres Brasil


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Konsisten Buyback Saham, BRI Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang
• 7 jam lalu
0
thumb
2,4 Juta Genteng dari UMKM Majalengka Siap Dikirim untuk Program Perumahan
• 4 jam lalu
0
thumb
Mencoba Leapmotor C10, SUV Listrik Understated yang Proporsional
• 1 jam lalu
0
thumb
Sahroni Minta Polisi Usut Kasus Montir Ditagih Pajak McLaren: Ini Mengelabui Negara
• 41 menit lalu
0
thumb
Pendaftaran Mitra Program MagangHub Dibuka hingga 29 Oktober 2026, Terbuka untuk Swasta hingga BUMN
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.