Sanaa: Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah mencegat dan menghancurkan tiga rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi Yaman ke arah Provinsi Timur Arab Saudi.
Pengumuman tersebut tidak merinci target yang disasar, ataupun memberikan keterangan mengenai kemungkinan adanya korban jiwa maupun kerusakan.
Pada Senin 26 Oktober 2026, koalisi tersebut menyatakan telah mencegat dan menghancurkan tiga pesawat nirawak di atas wilayah Riyadh dan Arab Saudi bagian selatan, tanpa menyebutkan asal atau target yang dituju.
“Serangan terhadap posisi-posisi Houthi di Yaman telah menghancurkan peluncur rudal balistik, terowongan penyimpanan, dan depot rudal,” ujar Koalisi Pimpinan Arab Saudi, seperti dikutip Anadolu, Selasa 27 Oktober 2026.
Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, mengatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk melumpuhkan jaringan rudal balistik kelompok itu serta mengganggu jalur pasokan mereka.
Perkembangan terkini ini terjadi di tengah eskalasi yang terus berlangsung antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman sejak Juli, bersamaan dengan kembali meletusnya pertempuran antara pihak Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Arab Saudi telah memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman dalam melawan kelompok Houthi sejak Maret 2015.
Kelompok Houthi telah menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lain di Yaman sejak September 2014.





Komentar (0)