Riyadh, VIVA – Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan tiga rudal balistik yang ditembakkan kelompok Houthi dari Yaman menuju wilayah bagian Timur, Arab Saudi, pada Selasa dini hari (27/10).
Koalisi tidak menjelaskan lokasi yang menjadi sasaran rudal tersebut. Mereka juga belum memberikan informasi mengenai kemungkinan korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan itu, demikian seperti dikutip dari laman Anadolu Agency.
Sebelumnya, pada Senin kemarin (26/10), koalisi juga menyatakan telah mencegat dan menghancurkan tiga drone di wilayah Riyadh dan Arab Saudi bagian selatan. Namun, koalisi tidak mengungkapkan asal drone maupun sasaran yang dituju.
Selain itu, koalisi mengumumkan serangan terhadap sejumlah posisi Houthi di Yaman. Serangan tersebut diklaim menghancurkan peluncur rudal balistik, terowongan penyimpanan, dan sebuah gudang rudal.
Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, mengatakan operasi tersebut bertujuan membongkar jaringan rudal balistik milik kelompok Houthi sekaligus mengganggu jalur pasokan mereka.
Perkembangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman sejak Juli. Situasi tersebut juga berlangsung bersamaan dengan kembali pecahnya pertempuran antara Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Arab Saudi telah memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintah Yaman dalam menghadapi kelompok Houthi sejak Maret 2015.
Kelompok Houthi sendiri telah menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lain di Yaman sejak September 2014.






Komentar (0)