Pasar Saham Bergejolak, BSI (BRIS) Siap-Siap Buyback Rp500 Miliar

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sejumlah pengunjung memadati booth Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam ajang Lampung Financial Festival 2026 di Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.

Mengutip dari keterbukaan kepada BEI, manajemen BSI menyampaikan perkiraan nilai jumlah buyback sebesar-besarnya Rp500 miliar termasuk biaya transaksi dan biaya lainnya yang timbul sehubungan dengan kasi ini. Dana untuk buyback berasal dari kas internal perseroan.

"Pembelian kembali saham oleh perseroan dengan perkiraan nilai buyback tersebut tidak melebihi 20% dari modal disetor perseroan," demikian pengumuman BSI pada Senin (26/10/2026).


Baca: Program '1 Orang 1 Rekening' Prabowo Masih Tunggu Aturan

Pelaksanaan buyback diperkirakan mulai hari ini atau Selasa (27/10/2026) hingga 26 Januari 2027. Saham hasil buyback ini nantinya akan dialihkan dengan tata cara sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatur mengenai pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perusahaan terbuka.

Adapun, perseroan memperkirakan usai buyback menggunakan dana kas internal, maka aset dan ekuitas akan menurun senilai setara dengan nilai buyback atau sebesar-sebesarnya Rp500 miliar.

"Pelaksanaan buyback diperkirakan tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan, mengingat Perseroan memiliki modal dan arus kas yang cukup sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan," demikian penjelasan BSI.

Terkait dengan harga dalam pelaksanaan buyback, manajemen menyebutkan akan dilaksanakan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan sejumlah ketentuan berlaku, termasuk POJK 13/2023.

Pada perdagangan hari ini, saham BRIS bertengger pada level Rp1.140 per saham pada pukul 09.14 WIB atau menguat 8,06%. Sementara sepanjang tahun berjalan BRIS mengalami pelemahan 48,65%.


(ayh/ayh)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026, Simak Jam Berangkat dan Tarifnya
• 22 jam lalu
0
thumb
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Jatim sampai 30 Oktober
• 8 jam lalu
0
thumb
Cek Sebaran 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
• 9 jam lalu
0
thumb
Jelang Nataru, Mendagri Tito Sebut Pentingnya Penyaluran Bansos & Operasi Pasar
• 22 jam lalu
0
thumb
Target 50 Ribu Rumah Subsidi di Jatim Baru Tercapai 12 Ribu Unit, Harga Tanah Jadi Kendala
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.