Jakarta, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatera, hingga Papua, tidak hanya meninggalkan kabut asap tebal yang memicu gangguan pernapasan. Intensitas asap yang tebal dan pekat dapat mengganggu organ tubuh lain yakni indra penglihatan hingga mengakibatkan gangguan mata.
Paparan partikel halus dan berbagai zat iritan yang terkandung di dalam asap karhutla dapat memicu berbagai masalah kesehatan mata yang tidak boleh dianggap remeh.
Paparan yang terus terjadi secara masif dan berulang berulang tanpa perlindungan yang memadai dapat membawa dampak buruk bagi mata.
Melalui infografik di media sosial Instagram @kemenkes_ri, Senin (26/10/2026), Kementerian Kesehatan (Kemkes) memaparkan pentingnya menjaga organ tubuh kita terutama indra penglihatan dari paparan asap karhutla.
Baca Juga: Tiga Bulan Asap Karhutla, Warga Kutai Barat Keluhkan Gangguan Pernapasan | KOMPAS SIANG
Jenis Gangguan Mata Akibat Paparan Asap KarhutlaBerdasarkan data dari postingan media sosial Kementerian Kesehatan RI, paparan asap kebakaran hutan dapat menimbulkan beberapa keluhan dan gangguan pada mata, antara lain:
- Iritasi Mata, Paparan zat iritan yang terkandung dalam asap karhutla dapat menyebabkan mata gatal, perih, merah dan berair.
- Mata Kering, asap karhutla dapat menganggu lapisan air mata sehingga mata akan teraa kering, mengganjal dan tidak nyaman.
- Radang Selaput Mata, peradangan pada selaput mata dapat ditandai dengan kondisi mata yang memerah, perih dan berair.
Baca Juga: Sesak Napas! Oksigen Gratis Jadi Penyelamat Warga di Tengah Kepungan Asap Karhutla | SAPA PAGI
Langkah Penanganan Saat Terpapar Asap KarhutlaKemenkes memberikan panduan prefentif bagi masyarakat yang telah terlanjur terkena paparan asap karhutla, diantaranya:
- Gunakan kacamata untuk menghindari mata dari paparan debu/partikel
- Bilas mata dengan air bersih mengalir jika terkena debu atau partikel
- Gunakan tetes mata jika mata terasa kering untuk membantu menjaga kelembapan
- Hindari paparan asap dengan berpindah ke tempat yang udaranya lebih bersih
- Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mata terasa sangat nyeri, penglihatan kabur, atau keluhan tidak kunjung membaik.
Kesehatan mata adalah aset yang harus dijaga, utamakan mencegah dari pada mengobati.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Dhimas Risang Sri Arya Naratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Instagram @Kemenkes_RI
- kemenkes
- karhutla
- kesehatan
- asap
- lingkungan
- Gangguan mata






Komentar (0)