JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memmperkuat infrastruktur rumah sakit di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penguatan infrastruktur dibutuhan di tengah melonjaknya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla.
Hal tersebut disampaikan Puan usai Kementerian Kesehatan RI melaporkan lonjakan pasien di Kalimantan Tengah yang mencapai tiga kali lipat. Kemenkes mencatat terdapat 72.321 kasus penyakit terkait memburuknya kualitas udara, jumlah kasus tertinggi di Palangka Raya.
Baca Juga: BNPB Sampaikan Perkembangan Karhutla, Total Kasus ISPA 333.470
Puan menyebut Kemenkes beserta dinas kesehatan terkait harus terus memperbarui informasi jumlah pasien, kebutuhan perawatan, kapasitas tempat tidur pasien, serta kemampuan fasilitas menerima rujukan.
“Informasi tersebut diperlukan untuk menentukan rumah sakit yang membutuhkan tambahan dukungan paling mendesak. Keputusan bantuan perlu mengikuti kebutuhan pelayanan saat ini,” kata Puan, Senin (26/10/2026).
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, Kemenkese sejauh ini telah menyiapkan distribusi bantuan peralatan medis, termasuk ventilator, ke rumah sakit-rumah sakit di Kalteng.
Puan menekankan rumah sakit yang menerima pasien lebih banyak harus segera memperoleh dukungan yang sesuai dengan kekurangan tenaga, sarana, dan kapasitas perawatannya.
Selain itu, Puan meminta pelayanan kesehatan di puskesmas diperkuat agar warga mendapatkan penanganan lebih awal.
“Pada saat yang sama, penguatan penanganan dampak asap karhutla perlu pula menjaga keberlangsungan pelayanan lain, termasuk persalinan, tindakan gawat darurat, dan pengobatan rutin,” kata Puan dikutip dari Antara.
Baca Juga: Karhutla Gunung Ciremai, Tim Gabungan Fokus Pendinginan di 3 Blok hingga Asap Hilang
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- kasus ispa
- kebakaran hutan dan lahan
- puan maharani
- jumlah pasien melonjak






Komentar (0)