Gaet Investor BRICS di Tiongkok, Kadin Kabupaten Bekasi Promosikan Potensi Industri Daerah

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi aktif menjajaki peluang kemitraan perdagangan dan investasi lintas negara dalam ajang internasional Dialogue with BRICS - Shandong International Trade and Investment Fair 2026 yang digelar di Provinsi Shandong, Tiongkok.

Forum bisnis bergengsi yang berlangsung pada 21 hingga 23 Oktober 2026 tersebut menjadi sarana strategis bagi Kadin Kabupaten Bekasi untuk memperluas jejaring bisnis global, membuka akses pasar ekspor, serta memikat minat para investor dari negara-negara anggota BRICS.

Rangkaian kegiatan yang berpusat di tiga kota industri terkemuka Shandong yakni Jinan, Weifang, dan Qingdao, dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan keunggulan kompetitif Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri manufaktur terbesar dan paling strategis dalam ekosistem industri Jawa Barat.

Ketua Kadin Kabupaten Bekasi Patrick Saimartua Simanjuntak mengatakan, pihaknya mendapatkan mandat langsung dari Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi untuk mewakili daerah dalam memaparkan potensi investasi unggulan.

"Saya selaku Ketua Kadin Kabupaten Bekasi mendapat kepercayaan dari Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Bapak Almer Faiq Rusydi, untuk menyampaikan potensi investasi dan peluang kerja sama antara negara-negara BRICS dengan Jawa Barat," kata Patrick dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Senin, 26 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

Kadin Bidik Ekonomi Indonesia Lebih Kompetitif, UMKM Jadi Sorotan
Siap Undang Investor Tinjau Lapangan
Patrick menegaskan, keikutsertaan Kadin Kabupaten Bekasi di forum internasional ini tidak berhenti sebatas seremonial atau penjajakan awal. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal proses komunikasi hingga berbuah realisasi modal nyata.

Sebagai langkah konkret berikutnya, Kadin Kabupaten Bekasi akan membuka jalur komunikasi intensif dan mengundang para calon investor secara langsung ke Tanah Air.

"Kami tentu akan menindaklanjuti para calon investor ini dan akan turut mengundang mereka untuk langsung meninjau lokasi potensi investasi yang ada di daerah Kabupaten Bekasi," ucap Patrick.

Langkah jemput bola ke pasar internasional ini diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi daerah, mendongkrak realisasi penanaman modal asing (PMA), serta membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Netanyahu Dorong Serangan ke Iran Jelang Pemilu Israel
• 3 jam lalu
0
thumb
Pakai Rompi Oranye, Eks Bupati Gowa Ditahan 20 Hari
• 10 jam lalu
0
thumb
Top 5 List: Tempat Dessert Viral di Bandung
• 1 jam lalu
0
thumb
Ledakan LPG 12 Kg Guncang Kupang Segunting Surabaya, Dua Lansia Terluka dan Belasan Rumah Rusak
• 11 jam lalu
0
thumb
PSS Menjamu Borneo FC, Pieter Huistra Sebut Suporter Bisa Jadi Pemain Tambahan di Lapangan
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.