343 Koperasi Merah Putih Berdiri di Kediri, Jadi Peluang Pasar Produk UMKM Lokal

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Hingga pertengahan Oktober 2026, sebanyak 343 KDKMP disebut telah berdiri di Kabupaten Kediri dan diharapkan menjadi wadah pemasaran produk lokal serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat menerima kunjungan Kementerian Kelautan dan Perikanan di KDKMP Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah. Dewi hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Menurut Dewi, keberadaan KDKMP berpotensi memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Produk yang dihasilkan masyarakat dapat dipasarkan melalui koperasi di desa masing-masing sehingga lebih mudah dijangkau konsumen.

Ia mengapresiasi keberadaan koperasi yang dinilai mulai memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemkab Kediri juga mengajak warga memanfaatkan KDKMP untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

343 KDKMP Didorong Jadi Pasar Produk Lokal

Dewi mengatakan, koperasi desa dapat menjadi tempat pemasaran berbagai produk lokal. Dengan dukungan tersebut, pelaku UMKM diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan dan menjual hasil usahanya kepada masyarakat.

Selain membuka akses pasar, keberadaan KDKMP diharapkan memudahkan warga memperoleh kebutuhan sehari-hari tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal.

Pemkab Kediri juga mendorong masyarakat berbelanja di koperasi yang berada di desa masing-masing. Selain lebih dekat, koperasi diharapkan mampu menyediakan barang dengan harga yang terjangkau.

“Itu bukti nyata dukungan Mas Bupati dalam rangka menyukseskan program pemerintah, terutama KDKMP yang ada di Kabupaten Kediri,” kata Dewi.

Pengembangan koperasi tersebut diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa. Apabila produk lokal memperoleh ruang pemasaran yang memadai, manfaat ekonomi berpeluang dirasakan oleh pelaku usaha, pengelola koperasi, dan masyarakat sebagai konsumen.

Kementerian KKP Pantau Stok dan Operasional Koperasi

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Erwin Dwiyana, menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan kondisi koperasi, ketersediaan stok, serta sarana dan prasarana pendukung operasional KDKMP.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk melihat kesiapan koperasi dalam menjalankan aktivitas usaha dan mendukung distribusi produk kepada masyarakat.

Erwin juga memastikan produk UMKM lokal memperoleh kesempatan untuk dipasarkan melalui KDKMP. Menurutnya, koperasi di tingkat desa dapat menjadi salah satu saluran untuk mengenalkan produk sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

Ia menyebut transaksi di KDKMP selama tiga bulan terakhir tercatat sekitar Rp30 juta. Capaian tersebut diharapkan terus meningkat seiring penguatan operasional koperasi dan bertambahnya produk yang dipasarkan.

“Artinya upaya untuk mengenalkan, mempromosikan, kemudian memastikan bahwa KDKMP ini menjadi penggerak ekonomi di desa,” ungkapnya.

Transaksi Diharapkan Terus Meningkat

Catatan transaksi sekitar Rp30 juta menjadi salah satu indikator aktivitas ekonomi koperasi yang disampaikan dalam kunjungan tersebut. Namun, peningkatan transaksi ke depan juga akan bergantung pada ketersediaan barang, kebutuhan konsumen, kualitas produk, serta kemampuan koperasi mengelola usaha secara berkelanjutan.

Keterlibatan UMKM lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan KDKMP. Produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat berpeluang memperoleh pasar yang lebih dekat, sementara koperasi dapat memperluas pilihan barang bagi konsumen.

Pemkab Kediri berharap 343 KDKMP yang telah berdiri dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian desa. Dukungan pemerintah daerah dan kementerian, disertai partisipasi masyarakat serta pelaku usaha, menjadi faktor penting agar koperasi tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi juga aktif menjalankan kegiatan ekonomi.

Melalui penguatan pemasaran produk lokal dan pengelolaan usaha yang berkelanjutan, KDKMP di Kabupaten Kediri diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa. [ADV PKP/nm]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Geger Perwira Kopassus Tewas Diduga Ditembak Teman, Keluarga Minta Keadilan
• 11 jam lalu
0
thumb
Inspektorat MPR Buka Layanan Pendampingan Pengisian SIMPATIK
• 15 jam lalu
0
thumb
Chemistry Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Sorotan, Hyundai Hillstate Punya PR
• 13 jam lalu
0
thumb
BMKG: Karhutla di Sumsel dan Kalteng Masih Tinggi, OMC dan Dry Ice Digencarkan
• 2 jam lalu
0
thumb
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Buronan Kasus Penembakan Karyawan Freeport
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.