Wamen Dzulfikar Melepas 271 Pekerja Migran ke Korea Selatan

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar melepas penempatan 271 Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Depok, Senin (26/10/2026).

Dalam arahannya, Wamen Dzulfikar mengingatkan para Pekerja Migran bahwa keberangkatan mereka tidak hanya membawa cita-cita pribadi, tetapi juga harapan keluarga dan bangsa Indonesia. Karena itu, kesempatan bekerja di luar negeri harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

BACA JUGA: Menteri P2MI Resmikan Migrant Center UTB, Perkuat Akses Karier Global

“Harapan besar dari bangsa Indonesia itu ada di pundak dan di dada adik-adik sekalian,” ujar Dzulfikar.

Dia menjelaskan Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk usia produktif yang besar.

BACA JUGA: Menteri P2MI Dorong Perluasan Penempatan Pekerja Migran Terampil ke UEA

Menurut dia, pengalaman Korea Selatan dalam memanfaatkan bonus demografi dapat menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dzulfikar berharap para Pekerja Migran dapat menyerap ilmu, keterampilan, dan pengalaman selama bekerja di Korea Selatan.

BACA JUGA: Menteri P2MI Mukhtarudin Tegaskan Negara Hadir untuk Anak Pekerja Migran di Malaysia

Pengetahuan yang diperoleh tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Indonesia setelah mereka kembali ke Tanah Air.

“Ambil ilmu yang ada, dapat di Korea Selatan itu, dan kembali ke Indonesia membangun bangsa kita ini, menyelamatkan masa depan Indonesia,” tuturnya.

Selain menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri, Dzulfikar mengingatkan para Pekerja Migran agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan di negara penempatan.

Menurut dia, bekerja di luar negeri merupakan proses pembelajaran yang dapat membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai situasi.

Dia menegaskan keberhasilan membutuhkan proses dan ketekunan. Karena itu, para Pekerja Migran diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, melainkan terus berusaha beradaptasi dan menjalankan tanggung jawab secara profesional.

Dzulfikar juga mendorong para Pekerja Migran muda untuk menjadi generasi yang mampu menghadapi perubahan dan mengambil peran dalam menentukan masa depan bangsa.

“Saya sangat berkeyakinan bahwa peserta G to G ataupun yang hari ini menuju ke Korea Selatan adalah calon leader-leader masa depan Indonesia nanti,” katanya.

Pesan untuk Mengelola Penghasilan

Selain pengembangan keterampilan dan karakter, Dzulfikar berpesan agar para Pekerja Migran mengelola penghasilan secara bijak selama bekerja di Korea Selatan.

Dia mengingatkan mereka untuk tidak melupakan keluarga yang senantiasa menantikan keberhasilan mereka. Penghasilan yang diperoleh dari bekerja di luar negeri diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mempersiapkan masa depan.

Melalui program G to G ke Korea Selatan ini, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) berharap para Pekerja Migran dapat bekerja secara profesional, memanfaatkan pengalaman di luar negeri untuk meningkatkan kualitas diri, serta menjadi SDM unggul yang turut mendorong kemajuan Indonesia.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kimia Farma (KAEF) Perkuat Ekosistem Farmasi Skala Nasional dan Global
• 7 jam lalu
0
thumb
Mandiri Rinci Kredit Jhonlin, Begini Mitigasi Agunan JARR-PGUN
• 4 jam lalu
0
thumb
Golkar Pinrang Laporkan Persiapan Musda ke IAS, Survei Calon Ketua Jadi Instrumen Pemetaan
• 6 jam lalu
0
thumb
Kementan Targetkan Asuransi Pertanian 100 Ribu Hektare pada 2026, Petani Dapat Subsidi Premi 80 Persen
• 17 jam lalu
0
thumb
Malam Hangat di SRT: Seskab Teddy Bernyanyi Bersama Siswa, Lalu...
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.