Suami Bunuh Istri dan Balita di Madiun, Sempat Dampingi Keluarga Lapor Kehilangan ke Polisi

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Suami Bunuh Istri dan Balita di Madiun, Sempat Dampingi Keluarga Lapor Kehilangan ke PolisiNasional | inews | Senin, 26 Oktober 2026 - 19:13Dengarkan Berita

SURABAYA, iNews.id - Dwi Bagus, tersangka pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya yang berusia 4 tahun, ternyata sempat ikut melaporkan hilangnya kedua korban ke polisi bersama keluarga korban. Tersangka bahkan mengantar keluarga korban dari Bogor ke Polres Madiun Kota untuk membuat laporan kehilangan sebelum akhirnya ditangkap di Jombang, Jawa Timur (Jatim).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, Dwi Bagus ditangkap saat tidur di rumah temannya di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026) pukul 02.00 WIB. Berdasarkan pengakuan awal, tersangka telah berada di wilayah tersebut selama kurang lebih 15 hari.

"Pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan," ujar AKBP Arbaridi, Senin (26/10/2026).

Baca Juga:Ngaji Bareng Gus Baha, Kapolri Gaungkan Jaga Persatuan

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk keberadaan tersangka selama berada di Jombang. Penyidik juga akan mencocokkan keterangan tersangka dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan serta mendatangi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan dugaan pembunuhan Dini dan anaknya.

Selain itu, polisi menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang membantu tersangka selama bersembunyi. Penyidik juga membuka peluang pengembangan perkara untuk memastikan ada atau tidaknya tempat kejadian perkara maupun korban lain yang berkaitan dengan tersangka.

"Pengakuan sementara masih satu orang, nanti kita masih kembangkan kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya," ucapnya.

Dwi Bagus diduga membunuh Dini dan anaknya setelah terlibat cekcok di sebuah hotel di Kota Madiun. Berdasarkan keterangan sementara polisi, Dini diduga dicekik hingga tewas di kamar hotel, sedangkan anaknya diduga dibunuh di dalam mobil.

Setelah itu, tersangka diduga membakar jasad kedua korban dan memasukkannya ke mesin pencacah untuk menghilangkan jejak. Polisi masih mencari barang bukti lain, termasuk potongan tulang korban yang diduga berada di sekitar lokasi terkait.

Kasus ini bermula dari laporan kehilangan Dini dan anaknya pada 20 September 2026. Setelah melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah kejanggalan, polisi mengarah kepada Dwi Bagus hingga akhirnya menangkapnya di Jombang.

Baca Juga:Anggota MPR Ida Fauziyah Ajak Warga Lenteng Agung Jaga Persatuan dan Kesatuan

Saat ini, tersangka menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap dugaan pembunuhan ibu dan anak tersebut secara menyeluruh.

#jatim

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Cuma untuk Anak Muda, Dunia Modeling Juga Beri Ruang bagi Perempuan di Atas 30 Tahun
• 5 jam lalu
0
thumb
Menhan Saudi Bertemu Presiden Iran dalam Pertemuan Negara Pakta Makkah di Teheran
• 1 jam lalu
0
thumb
Bank Mandiri (BMRI) Mulai Buka-bukaan soal Kredit Rp 40 Triliun ke Haji Isam
• 6 jam lalu
0
thumb
Kado Hari Guru Nasional, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes pada 2027
• 9 jam lalu
0
thumb
Perkuat Mitigasi, Ratusan Anggota Damkar Dilatih Hadapi Berbagai Situasi Kedaruratan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.