GORONTALO, KOMPAS.TV - Selama sekitar 30 tahun, usaha ikan fufu atau ikan asap milik warga Gorontalo ini terus bertahan dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Proses pengolahannya masih menggunakan cara tradisional. Sebelum diasapi, ikan dibersihkan dan dipotong sesuai kebutuhan. Sebagian jenis ikan juga diolah dalam kondisi utuh.
Ikan kemudian disusun di atas tempat pengasapan, sementara bara dari tongkol jagung menghasilkan asap yang mematangkan ikan selama sekitar dua jam.
Beragam jenis ikan diolah, mulai dari deho hingga tuna. Tuna menjadi salah satu jenis yang paling diminati pembeli.
Setiap hari, sekitar 200 kilogram ikan diolah untuk memenuhi permintaan pasar. Harganya berkisar Rp20 ribu hingga Rp40 ribu, bergantung pada jenis ikan dan harga pasaran.
Bagi pelaku usaha, ikan fufu bukan sekadar sumber penghidupan, tetapi juga tradisi turun-temurun yang terus dijaga hingga kini.
#gorontalo #ikanasap #usaha #bisnis
Baca Juga: Warga Lampung Raup Cuan dari Melon Hidroponik di Greenhouse | KOMPAS SIANG
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ahmades Brilian Editor : Theo-Reza
Sumber : Kompas TV
- cuan
- ikan asap
- gorontalo
- bisnis






Komentar (0)