Bertakziah ke Keluarga Syabilla, Taj Yasin Pastikan Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JEPARA - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharjo saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi XVII Jawa Tengah 2026.

Taj Yasin menyampaikan belasungkawa tersebut saat bertakziah ke rumah keluarga Syabilla di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (26/10).

BACA JUGA: Porprov Jateng XVII Diproyeksikan Jadi Pijakan Prestasi Atlet Menuju PON 2028

Taj Yasin bertemu langsung dengan ayah Syabilla, Ajar Tri Raharjo yang masih berduka atas kepergian putri keduanya tersebut.

Ajar mengatakan bahwa dirinya dan keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Namun, dia berharap Pemprov Jateng dan panitia porprov melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kematian Atlet Selam yang Berlaga di Porprov Jateng

Sebagai informasi, Syabilla meninggal dunia saat bertanding pada perlombaan Open Water Finswimming (OWF) nomor 3.000 meter di perairan pesisir Awann Costa, Kota Semarang, Minggu (25/10). Petugas sempat mengevakuasi atlet tersebut, tetapi nyawa Syabilla tidak tertolong.

Sebelum kejadian itu, Syabilla telah menorehkan prestasi membanggakan dengan mempersembahkan dua medali emas bagi kontingen Kabupaten Jepara. Kedua medali tersebut diraih dari nomor 100 meter dan 200 meter.

BACA JUGA: Porprov Jateng XVII: 7.990 Atlet Ambil Bagian, 2.769 Medali Diperebutkan, Ini Pesan Wagub Taj Yasin

Sementara itu, Taj Yasin menyatakan apresiasnya atas semangat dan dedikasi Syabilla dalam berjuang mengharumkan nama daerah.

Menurut dia, prestasi yang diraih Syabilla menunjukkan semangat atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil terbaik.

Namun, peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi fisik serta kesiapan atlet sebelum bertanding.

“Yang perlu kita ambil hikmah dari kejadian ini adalah kita tetap harus mengedepankan kondisi fisik dan kekebalan tubuh. Ke depan, perlu ada pengecekan kembali. Kita berolahraga dan berpartisipasi, tetapi harus tetap mengukur kemampuan,” kata Taj Yasin dalam kesempatan itu.

Taj Yasin yang juga menjabat Ketua Panitia Besar Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menyatakan bahwa penyelenggara telah melakukan sejumlah tahapan sebelum pertandingan, termasuk memastikan atlet terdaftar dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Meski demikian, dia menilai evaluasi tetap diperlukan, terutama untuk perlombaan yang berlangsung di laut terbuka.

“Ini menjadi evaluasi kami untuk memastikan keselamatan atlet benar-benar dijaga. Karena perlombaan ini dilakukan di laut. Sspek keamanan atlet harus betul-betul diperhatikan,” kata Taj Yasin.

Sebagai bentuk perhatian, panitia porprov bersama Pemprov Jateng akan memberikan tali asih atas prestasi yang telah ditorehkan Syabilla. Keluarga juga akan mendapatkan hak perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan dari pemerintah kabupaten turut diharapkan dapat melengkapi perhatian kepada keluarga. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Telusuri Aset Rp 500 Miliar di Kasus PT DSI
• 17 jam lalu
0
thumb
Lamine Yamal raih Kopa Trophy untuk ketiga kali secara beruntun
• 2 jam lalu
0
thumb
Yusril: Presiden Berpendirian Unsur Kerugian Negara Tak Boleh Dilupakan
• 11 jam lalu
0
thumb
Percepatan Pemumulihan Infrastruktur Dasar Pasca Bencana di Aceh | SAPA PAGI
• 20 jam lalu
0
thumb
Ada Diskon Tiket Pesawat 11%-13% saat Nataru, Ini Jadwalnya!
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.