BCA Bantu UMKM Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Sertifikasi halal menjadi salah satu kebutuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar. Kemudahan memperoleh sertifikasi tersebut juga diperlukan agar pelaku usaha kecil dapat meningkatkan daya saing produk di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM melalui kegiatan lokakarya di Cibubur dan Pontianak sepanjang Oktober 2026. Program tersebut diikuti 61 peserta yang memperoleh pendampingan terkait sertifikasi halal serta akses layanan perbankan.

Baca Juga
  • Sertifikasi Halal UMKM Ditunda hingga 2028 atas Arahan Presiden, Pemerintah Siapkan Solusi
  • Wajib Sertifikasi Halal Diundur, Pemerintah Cari Cara Agar tak Bebani UMKM
  • Menengok Penyembelihan Rumah Pemotongan Hewan di Jakarta, Sudahkah Bersertifikasi Halal?

Kegiatan di Kantor Cabang Utama (KCU) Cibubur berlangsung pada 13 Oktober 2026 dengan melibatkan 22 peserta. Sementara itu, kegiatan serupa di KCU Pontianak pada 21 Oktober 2026 diikuti 39 peserta.

Selain memperoleh fasilitas pendampingan sertifikasi halal, para peserta mendapatkan akses layanan perbankan berupa pembukaan rekening dan QRIS. Penyediaan layanan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan kegiatan usaha dan memanfaatkan transaksi pembayaran digital.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM. Menurut dia, kemudahan akses sertifikasi dapat membantu pelaku usaha memenuhi standar halal sekaligus membuka peluang menjangkau pasar yang lebih luas.

“Melihat pentingnya hal tersebut, BCA secara konsisten menyelenggarakan workshop sertifikasi halal gratis sebagai bentuk dukungan bagi UMKM agar dapat memenuhi standar halal dan mengembangkan usahanya. Melalui inisiatif ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk dan menangkap peluang pasar yang lebih luas,” ujar Hera dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026).

Sepanjang 2026, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di KCU Kubu Raya dengan 54 peserta dan KCU Tanjung Priok yang diikuti 114 peserta. Dengan demikian, empat kegiatan yang disebutkan sepanjang tahun ini telah menjangkau 229 pelaku UMKM.

Program sertifikasi halal gratis tersebut telah berjalan sejak 2023 dan menjangkau 23 kabupaten/kota di 15 provinsi. Hingga Oktober 2026, lebih dari 6.000 peserta telah mengikuti kegiatan, dengan lebih dari 4.000 sertifikat halal diterbitkan.

Selain pendampingan sertifikasi, program tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas usaha. Pada 2025, sebanyak 400 peserta memperoleh Coaching Clinic Pilar UMKM dan pelatihan pemasaran digital secara daring bersama mitra BCA, Sinergi Kreatif Inovasi Indonesia (SKII).

Berdasarkan keterangan BCA, pelatihan tersebut meningkatkan pemahaman peserta mengenai produk dan pasar sebesar 28,5 persen. Penguatan kemampuan pemasaran menjadi salah satu upaya agar sertifikasi halal dapat diikuti dengan pengembangan usaha dan perluasan jangkauan konsumen.

Program pendampingan sertifikasi halal melalui Bakti BCA juga memperoleh penghargaan Excellence in Advancing Access to Halal Certification for Micro and Small Enterprises (MSEs) dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penghargaan tersebut diberikan atas upaya memfasilitasi akses sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil di berbagai daerah.

Hera mengatakan, pendampingan UMKM perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha, termasuk dalam memenuhi ketentuan sertifikasi halal. Dia berharap kemudahan akses sertifikasi dan pelatihan usaha dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas produk serta memperluas peluang bisnis.

“Kami berharap program ini dapat membantu semakin banyak UMKM memenuhi ketentuan sertifikasi halal, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta memperluas peluang usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif,” ujar Hera.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Inter Kembali ke Puncak, Milan 4 Besar, Juventus Mulai Mengejar Lagi
• 7 jam lalu
0
thumb
Rustini ajak anak-anak terdampak karhutla tetap semangat belajar
• 20 jam lalu
0
thumb
Polisi Dalami Penyebab Ledakan LPG di Kupang Segunting Surabaya
• 1 jam lalu
0
thumb
Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional, Berdayakan Perempuan dan Penyandang Disabilitas
• 18 jam lalu
0
thumb
Gempa Hari Ini M 4,9 Guncang Nagekeo NTT, Getaran Terasa hingga Maumere
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.