Samsat Ciledug memblokir data kendaraan McLaren 570S AT senilai Rp 4,5 miliar yang tercatat atas nama Yudariansyah, seorang montir bengkel motor di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Pemblokiran dilakukan setelah Yudariansyah mengaku tidak pernah memiliki mobil mewah tersebut. Yuda mendatangi kantor Samsat pada Senin (26/10) dan langsung memproses pemblokiran tersebut.
Plt Kepala Samsat Ciledug, Idham Kholid, mengatakan pemblokiran dilakukan melalui sistem perpajakan Samsat Ciledug setelah pihaknya berkoordinasi dengan Yudariansyah.
“Bahwa kami alhamdulillah sudah kedatangan dari Bang Yuda yang kemarin sudah kita datangin ke rumahnya dan hari ini kendaraannya sudah kami blokir dari sistem perpajakan yang ada di Samsat Ciledug,” kata Idham di Samsat Ciledug, Kota Tangerang, Senin (26/10).
Yudariansyah mengaku lega setelah namanya diblokir dari data kendaraan tersebut. Ia khawatir pencatutan identitas itu berdampak pada urusan finansial dan perbankan.
“Ya, saya mengucapkan terima kasih pada pihak Samsat Ciledug karena sudah memblokir kendaraan yang atas nama saya, karena itu sangat merugikan,” ujar Yuda.
Idham mengatakan pemblokiran dilakukan agar Yuda tidak dirugikan akibat penggunaan identitasnya oleh pihak lain. Ia juga mengingatkan masyarakat yang mengalami kasus serupa untuk menghubungi Samsat guna mengajukan pemblokiran data kendaraan.
“Karena nanti imbasnya kan seperti Bang Yuda. Kalau tidak diblokir, nanti takutnya tagihan masuk ke Bang Yuda, terus nanti mobilnya takut disalahgunakan,” kata Idham.
Ia menambahkan, kendaraan yang telah diblokir tidak dapat membayar pajak melalui data tersebut. Samsat Ciledug juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri pemilik asli McLaren itu.
Sebelumnya, Yuda mengaku terkejut saat mengetahui namanya tercatat sebagai pemilik McLaren bernomor polisi B 570 H dengan tunggakan pajak sebesar Rp 137.471.000.
Ia mengetahui hal tersebut setelah mendapat informasi dari tetangganya mengenai kedatangan petugas Samsat yang hendak menagih pajak.
Yuda menegaskan dirinya tidak pernah memiliki mobil tersebut. Sehari-hari, ia bekerja sebagai montir bengkel motor.






Komentar (0)