Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) mengangkat lima pejabat tinggi TNI-Polri sebagai warga kehormatan dalam upacara yang digelar di Markas Komando (Mako) Korpasgat, Bandung, Senin (26/10).
Kelima pejabat tersebut yakni Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Upacara dipimpin Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Panglima Korpasgat Marsekal Madya TNI Deny Muis.
Prosesi pengangkatan ditandai dengan pemakaian baret Korpasgat serta penyematan sejumlah atribut kehormatan kepada kelima pejabat tersebut. Atribut itu meliputi Brevet Komando, Brevet Para Lanjut Tempur (PLT), Brevet Anti Lawan Bajak Udara (Albara), dan Pisau Komando Korpasgat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi tempur Airborne Raid yang menampilkan kemampuan prajurit Korpasgat dalam melaksanakan operasi khusus. Peragaan tersebut menunjukkan perpaduan berbagai metode infiltrasi, pemanfaatan teknologi, mobilitas pasukan, hingga taktik serbuan.
Dalam demonstrasi itu, prajurit Korpasgat memperlihatkan infiltrasi melalui penerjunan menggunakan wingsuit dan teknik free fall. Selain itu, diperagakan pula penggunaan paramotor dan paratrike sebagai metode pergerakan pasukan dalam pelaksanaan operasi.
Pemanfaatan teknologi juga ditampilkan melalui penggunaan drone pengintai (drone surveillance) dan drone kamikaze. Peragaan kemudian dilanjutkan dengan serbuan menggunakan kendaraan taktis (rantis), diikuti aksi raid untuk menunjukkan kemampuan prajurit dalam menyerang sasaran.
Rangkaian demonstrasi diakhiri dengan eksfiltrasi menggunakan metode Airtep. Seluruh peragaan tersebut menggambarkan kemampuan Korpasgat dalam memadukan berbagai taktik dan teknologi untuk mendukung pelaksanaan operasi, sekaligus menunjukkan kesiapan prajurit dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas tantangan tugas.
Pengangkatan sebagai warga kehormatan Korpasgat merupakan bentuk penghormatan sekaligus simbol kebersamaan dan sinergi antarlembaga dalam mendukung tugas pertahanan dan keamanan negara. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya soliditas, koordinasi, dan kerja sama antarmatra TNI bersama Polri dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejumlah pejabat tinggi TNI-Polri turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau), Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas), Panglima Kostrad (Pangkostrad), Panglima Kopassus (Pangkopassus), Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob), serta para pejabat utama TNI-Polri.
Melalui kegiatan ini, Korpasgat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme prajurit dan memperkuat sinergi TNI-Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas negara.






Komentar (0)