Sebut Mustahil Kuasai PDIP dan Golkar, Sosok Ini Bongkar Motif Jokowi Akhirnya Pilih Besarkan PSI

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Akademisi Ali Syarief mengungkapkan spekulasinya terkait alasan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memilih bergabung dan turut membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurut Ali, langkah tersebut diambil Jokowi setelah gagal menjadi Ketua Umum (Ketum) di partai politik besar, mulai dari PDI Perjuangan (PDIP) hingga Partai Golkar.

"Mengapa Jokowi ngurus PSI? Ya kan, ingin jadi Ketum partai besar, gagal; berusaha di PDI-P pun mustahil dan gagal. Di Golkar ditentang. Akhirnya, dengan bangga memperlihatkan KTA PSI," tulis Ali di akun X pribadinya, dikutip Senin (26/10).

Sebagai informasi, Jokowi resmi bergabung dengan PSI pada 14 Oktober 2025. Ia juga sempat memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Bandung pada September 2026.

Baca Juga: Dian Sandi Ungkap Alasan Tak Bisa Bersaksi Soal Ijazah Jokowi, Jawabannya Tak Terduga

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI menjadwalkan pengukuhan resmi Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina pada 16 November 2026. Agenda tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PSI di Surabaya, Jawa Timur.

Sejumlah pengurus daerah PSI, di antaranya DPD PSI Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kabupaten Bogor, dan Surakarta, secara terbuka menyatakan dukungan terhadap pengangkatan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat konsolidasi partai dalam menghadapi Pemilu 2029.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan dan AC Milan Kembali ke Posisi Aslinya, Juventus Masih di Papan Tengah
• 5 jam lalu
0
thumb
Kenalan dengan Park Jin Young Pemeran di Drakor 100 Days of Deception
• 23 jam lalu
0
thumb
Hasil Garudayaksa Vs Persib: Gol Adam Alis Penentu Kemenangan Maung Bandung
• 14 jam lalu
0
thumb
Pramono Minta Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta Tak Berlarut-larut: Dua Minggu Harus Selesai
• 18 jam lalu
0
thumb
Restrukturisasi Besar-besaran, Danantara Bidik Laba Bersih BUMN Sentuh Rp 360 T
• 19 menit lalu
0
Berhasil disimpan.