Pasca Pelantikan, PBNU Siapkan Munas-Konbes-Rakernas sebagai Quick Win

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID– Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Muhammad Nuh menyatakan kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 akan memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput. Salah satu langkah awal yang disiapkan adalah menggelar Musyawarah Nasional (Munas), Konferensi Besar (Konbes), dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Nuh menyebut rangkaian agenda pasca pelantikan pengurus PBNU tersebut sebagai langkah cepat atau quick win agar kehadiran NU segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Sekarang harus ada hasil yang segera bisa dirasakan manfaatnya,” kata Nuh usai pelantikan pengurus PBNU periode 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, pekan kemarin.

PBNU ingin menunjukkan soliditas organisasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat pada puncak peringatan hari lahir NU, 31 Januari 2027. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan memperkuat kontribusi NU dalam memasuki abad kedua.

BACA JUGA:PBNU Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Suyudi, Gus Ipul: Berantas Narkoba, Selamatkan Bangsa

Menurut Nuh, penguatan organisasi akan bertumpu pada empat prinsip. Pertama, menjaga qonun asasi dan Khittah NU sebagai ruh organisasi. Kedua, menerapkan tata kelola yang baik. Ketiga, mengarahkan gerakan organisasi menuju kelompok akar rumput. Keempat, menjadikan kemaslahatan sebagai orientasi utama.

Penguatan akar rumput penting karena kekuatan organisasi bergantung pada kondisi struktur paling bawah. Ia mengibaratkan NU sebagai pohon yang hanya dapat tumbuh besar jika memiliki akar yang kuat.

“Akar itu mulai dari ranting, masyarakat bawah, kelompok mustasyar, a’wan, dan berbagai unsur organisasi yang perlu kita perkuat,” ujarnya.

Penguatan tidak hanya menyasar struktur kepengurusan, tetapi juga lembaga dan badan otonom NU. Selain memperkuat struktur konvensional, PBNU juga ingin menjangkau kelompok digital native, yakni generasi yang tumbuh bersama teknologi digital, karena memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan.

Melalui empat prinsip tersebut, Nuh berharap PBNU dapat membangun fondasi organisasi yang lebih kuat saat memasuki abad kedua. Ukuran keberhasilan kepengurusan, menurutnya, bukan semata-mata pada program yang tersusun, melainkan pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: Siswa SMAN 81 Jakarta Mengikuti Tes Kemampuan Akademik Jenjang SMA
• 3 jam lalu
0
thumb
Singapura Serius Kaji Energi Nuklir di Tengah Pengurangan Pasokan Gas dari Indonesia
• 14 jam lalu
0
thumb
Dihajar Bournemouth 0-3, Jamie Carragher Desak MU Segera Pecat Michael Carrick
• 5 jam lalu
0
thumb
Saat Suku Bunga Bergerak, Bank Syariah Tetap Lincah Tak Langgar Pagar
• 12 jam lalu
0
thumb
Ebola Menyebar ke Empat Negara Afrika, Sumber Infeksi di Nigeria Masih Misterius
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.