Kronologi Atlet Selam Jepara Meninggal saat Bertanding, Sempat Lambaikan Tangan Sebelum Tenggelam

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Atlet selam Jepara dinyatakan meninggal dunia saat sedang bertanding. Sebelum berhasil menggapai garis finish, ia sempat melambaikan tangan. Apa penyebabnya?

Kabar duka datang dari dunia olahraga Tanah Air. Seorang atlet selam Jepara meninggal dunia saat sedang berjuang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, Minggu (25/10/2026). Kepergian gadis bernama Syabilla Rizkia Putri Raharja itu meninggalkan duka mendalam bagi kontingen Jepara.

Sebagai informasi, Syabilla telah berhasil meraih dua medali emas pada nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri dua hari sebelum insiden. Selain aktif di dunia olahraga, menurut Kompas.com, Syabilla juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023.

Ia telah mengenal olahraga renang sejak duduk di bangku sekolah dasar. Kecintaannya terhadap olahraga tersebut berlanjut hingga bangku kuliah melalui kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM.

Lantas, bagaimana awal mula insiden yang menimpa Syabilla ini? Kemudian, apa yang menjadi penyebab sang atlet tenggelam di tengah pertandingan?

Kronologi Atlet Selam Jepara Meninggal

Berdasarkan laporan, peristiwa nahas ini terjadi saat Syabilla mengikuti perlombaan selam laut di kawasan Pantai Awann Costa, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Sekitar pukul 09.00 WIB perlombaan pun dimulai.

Kapolrestabes Semarang Kombes Erling Tan Jaya membenarkan adanya insiden yang menimpa atlet asal Jepara tersebut.

Menurut keterangan saksi yang bertugas sebagai motoris perlombaan, Syabilla sempat terlihat melambaikan tangan ketika memasuki putaran kedua. Namun, ia tidak menghentikan perlombaan dan tetap melanjutkan pertandingan.

Memasuki putaran ketiga, sekitar pukul 09.10 WIB, Syabilla mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak. Saksi yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi Syabilla ke tepi area perlombaan.

"Pada putaran ketiga, korban mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak," ujar Erling dikutip Grid.ID dari Tribun Jateng, Senin (26/10/2026).

 

"Melihat kejadian itu, saksi langsung bergerak cepat melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi area renang," lanjutnya.

Setelah berhasil dievakuasi, Syabilla mendapatkan penanganan medis dari petugas yang berada di lokasi. Tim medis dari Semarang dan Jepara melakukan pertolongan darurat sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Keluarga Sehat (RS KSH) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sayangnya, upaya penyelamatan tersebut tidak membuahkan hasil. Syabilla dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi awal dari panitia dan tim medis, Syabilla diduga mengalami kelelahan saat mengikuti perlombaan selam laut hingga akhirnya tenggelam dan nyawanya tak tertolong.

Kabar meninggalnya Syabilla juga dibenarkan Pemerintah Kabupaten Jepara. Melalui akun Instagram resmi, Pemkab Jepara menyampaikan belasungkawa atas kepergian atlet selam tersebut.

Insiden yang merenggut nyawa Syabilla menjadi pengingat bahwa keselamatan atlet harus menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan kompetisi. Prestasi dan kelancaran pertandingan perlu berjalan beriringan dengan kesiapan mitigasi risiko serta penanganan keadaan darurat. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Rehabilitasi Dipercepat
• 4 jam lalu
0
thumb
Dokumen UFO Gelombang Ketujuh Dideklasifikasi, Objek Segitiga Misterius Terbang Melintasi Pangkalan Militer AS
• 17 jam lalu
0
thumb
Ada Bundaran HI hingga Ragunan, Ini 50 Halte TransJakarta Sediakan Kursi Roda
• 4 jam lalu
0
thumb
Mekanik Bengkel di Tangerang Ditagih Pajak Rp137 Juta, Samsat: Diduga Korban Pemalsuan Identitas
• 6 jam lalu
0
thumb
Pererat Hubungan, Brimob Ikuti Ibadah Bersama Masyarakat di Gereja Pasar Minggu
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.