Peretas Iran Klaim Bobol Sistem Israel, 150 GB Data Rahasia Dicuri

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kelompok peretas yang dikenal dengan nama Handala mengklaim telah mencuri 150 gigabyte (GB), data rahasia Israel setelah membobol sistem penyimpanan rekaman dan dokumen sensitif milik pemerintah serta militer negara tersebut.

Seperti dilaporkan kantor berita Iran, Fars, Senin (26/10/2026). Handala menyebut sistem yang diretas digunakan untuk mentranskripsikan dan mengarsipkan rekaman persidangan rahasia serta penyelidikan kepolisian.

Baca Juga :
Trump: AS Bisa Serang Iran Besok Atau Capai Kesepakatan yang Indah

Kelompok tersebut mengklaim sistem itu juga menyimpan informasi dan dokumen terkait ribuan perkara hukum serta kasus yang berkaitan dengan keamanan.

Meski demikian, klaim pencurian data tersebut belum dapat dipastikan secara independen berdasarkan informasi yang tersedia. Belum diketahui pula secara pasti jenis dokumen yang berhasil diakses maupun dampak kebocoran tersebut terhadap keamanan pemerintah dan militer Israel.

Baca Juga :
Obama Kecam Trump Soal Perang Iran dan Korupsi: Cukup Sudah!

(Awaludin)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lewis Hamilton Memuji Sirkuit COTA sebagai Percontohan Terbaik di Formula 1
• 23 jam lalu
0
thumb
Investasi di Sulteng Tembus Tiga Besar Nasional, Gubernur Anwar Hafid: Kesejahteraan Rakyat yang Utama
• 14 jam lalu
0
thumb
Ini 8 Kelompok Penerima Bansos PKH Tahap 4 Mulai Oktober 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Barcelona Siapkan Mosaik Spesial Sambut El Clasico di Spotify Camp Nou
• 19 jam lalu
0
thumb
Musik AI Makin Marak, PAPPRI DKI Ajak Musisi Terus Berkarya
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.