jpnn.com, JAKARTA - Agung Sedayu Group (ASG) kembali meluncurkan salah satu karyanya yang prestisus.
Pada Minggu (25/10/2026), raksasa properti itu menggelar grand opening untuk meresmikan La Vela Little Europe di Green Lake City yang berlokasi di perbatasan Jakarta Barat dan Tangerang, Banten.
BACA JUGA: Perkuat Komitmen demi Disabilitas, Agung Sedayu Group Fasilitasi Akses KPD & Layanan Kesehatan
La Vela sebagai bagian dari Green Lake City dikembangkan di atas area seluas hampir 6 hektare.
BACA JUGA: Konsisten di Industri Properti, Agung Sedayu Group Raih Top 10 Developers 2026 pada Hubexo Asia Award
CEO Agung Sedayu Group (ASG) Steven Kusumo menyampaikan kata sambutan pada grand opening La Vela Little Europe di Green Lake City, Jakarta Barat, Minggu (25/10/2026). Foto: Wahyu Budiman/jpnn.com
Kehadirannya membawa destinasi gaya hidup yang memadukan retail, culinary, leisure, entertainment, dan ruang interaksi dalam satu kawasan bernuansa kota-kota di Eropa.
BACA JUGA: Pengakuan Bonafide Lagi bagi Agung Sedayu Group: Best Integrated Waterfront Developer
CEO ASG Steven Kusumo menuturkan kekuatan La Vela ialah inspirasinya yang mengusung tematik dari kota-kota indah di Eropa.
Menurut dia, ASG menghadirkan nuansa ala Eropa di La Vela sebagai sebuah lingkungan nyaman dan destinasi pariwisata.
“Jadi, ada area yang bisa dinikmati, lingkungan yang aman, dan eksterior yang sangat indah tanpa harus ke luar negeri,” ujar Steven di sela-sela grand opening La Vela.
Fasad bangunan di La Vela pun didesain ala rumah-rumah di Eropa. La Vela memiliki kanal seperti di Venesia, maupun kapel yang bangunannya seperti gereja-gereja kondang di Eropa.
Steven menambahkan tematik menjadi keunggulan utama La Vela dibandingkan kawasan hunian dan komersial lainnya.
Nantinya, ASG akan terus mengembangkan konsep lanjutan bagi lingkungan La Vela maupun Green Lake City.
Pengusaha muda yang menembus daftar ‘Fortune Indonesia '40 Under 40' 2026’ itu menjelaskan persaingan sektor retail di properti sangat kuat.
Oleh karena itu, ASG harus inovatif dan kreatif untuk menunjang proyek-proyek andalannya.
“Kami harus think out of the box. Di Agung Sedayu Group, konsep out of the box itu kami terapkan melalui La Vela dengan detail konsep yang sangat beda, spesial, dan tidak ditemukan di tempat lain juga,” imbuhnya.
Pengembangan fase 1 La Vela telah dimulai pada Juli 2025. Adapun pengembangan fase 2 diluncurkan pada Juni 2026.
Menurut Steven, ASG akan terus mengembangkan La Vela dengan fase selanjutnya yang mengusung mixed use concept atau perencanaan lingkungan dan arsitektur yang menggabungkan hunian, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, atau fasilitas rekreasi dalam satu area.
“Green Lake City ini sudah sangat matang. Nah, kami hadirkan La Vela ini untuk menghadirkan retail experience yang berbeda. Ini menambah value dari segi komersial. Dari sisi pariwisata juga punya value,” kata Steven.
Adapun Director of Commercial Retail 2 ASG Lina Huwan mengatakan kehadiran La Vela hadir bukan hanya sebagai tempat untuk berbelanja, melainkan juga sebagai destinasi untuk menikmati pengalaman, berkumpul, dan menciptakan momen bersama.
“Grand Opening ini menjadi bagian penting dari perjalanan La Vela untuk terus berkembang sebagai destinasi yang hidup dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.(jol/jpnn.com)
Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Tim Redaksi





Komentar (0)